Tebing Tinggi - Batu Bara

‎Wali Kota Tebing Tinggi Tinjau Pasar Inpres, Tegaskan Tidak Ada Relokasi Pedagang ‎

391
×

‎Wali Kota Tebing Tinggi Tinjau Pasar Inpres, Tegaskan Tidak Ada Relokasi Pedagang ‎

Sebarkan artikel ini
‎Dalam peninjauan yang dilakukan pada Selasa (16/9/2025), Wali Kota menekankan bahwa revitalisasi atau renovasi pasar tidak akan berujung pada relokasi pedagang ke lokasi lain(foto: Diskominfo Tebing Tinggi)

‎Ketua Kelompok Pedagang Pasar Inpres, Umar Manurung, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wali Kota bersama rombongan.

‎Menurutnya, kunjungan ini memberikan ketenangan bagi pedagang yang sempat resah akibat isu relokasi.

‎“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota dan jajaran. Kunjungan ini sangat bagus karena mampu meredam berita hoaks di tengah pedagang. Sekarang kami yakin bahwa Pasar Inpres tetap menjadi tempat kami mencari nafkah,” ujar Umar.

‎Rombongan yang Mendampingi

‎Peninjauan ini turut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Muhammad Azwar, Ketua Komisi III DPRD Andar Alatas Hutagalung, Pj. Sekdako Muhammad Syah Irwan, Kapolsek Rambutan AKP Darma Indrajaya, Danramil 13/TT Kapt. Inf. Ismail Marzuki Siahaan, Kasubsi II Intelijen Kejari Tioneni Sigiro, Kadis PUPR Tora Daeng Masaro, Kadis Perhubungan Yustin Bernard Hutapea, Plt. Kadis Kominfo Ernawati Lubis, Plt. Kasatpol PP Benny Erickson Hamonangan Hutajulu, Camat Tebing Tinggi Kota Manda Yulian, Lurah Badak Bejuang Muhammad Hatta, serta tim peliputan Diskominfo.

‎Harapan ke Depan

‎Revitalisasi Pasar Inpres diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, kebersihan, serta daya tarik pasar tradisional yang selama ini menjadi pusat perekonomian warga Tebing Tinggi.

‎Dengan adanya dukungan penuh dari pedagang, program ini diproyeksikan akan berjalan lancar.

‎Pemerintah Kota menegaskan bahwa revitalisasi bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga upaya menghadirkan pasar yang lebih modern tanpa meninggalkan ciri khas tradisional.

‎Tujuannya jelas: meningkatkan daya saing pasar tradisional agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

‎Dengan komitmen tersebut, pedagang Pasar Inpres diyakini dapat terus berdagang dengan tenang, sementara masyarakat memperoleh fasilitas pasar yang lebih layak dan tertata rapi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *