Tak hanya warga sekitar yang datang menikmati makanan, Warung Gratis Ndemangan juga menarik perhatian relawan baru yang ingin turut menyumbang atau sekadar membantu.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa setiap Jumat, menjadikan warung ini lebih dari sekadar tempat makan — tetapi juga ruang kebersamaan, solidaritas, dan harapan.
“Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan bisa menjangkau lebih banyak orang. Kami berharap rezeki terus mengalir agar kami pun bisa terus berbagi,” tutup Anis penuh harap.
Kisah Warung Gratis Ndemangan yang berlokasi dipinggir kali anyar Jl Trisula ini menjadi bukti bahwa gerakan sosial tidak harus lahir dari lembaga besar.
Ia bisa tumbuh dari komunitas kecil, dari hati yang peduli, dan dari langkah-langkah sederhana yang dijalani bersama.(Didik)












