Sumatera Utara

930 Ribu Warga Sumut Sudah Nikmati Makan Bergizi Gratis, Pemprov Ketatkan Aturan Dapur Gizi

271
×

930 Ribu Warga Sumut Sudah Nikmati Makan Bergizi Gratis, Pemprov Ketatkan Aturan Dapur Gizi

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara (Sumut) ternyata sudah tembus ke 930 ribu penerima manfaat.

Angka itu dilayani oleh 322 dapur alias Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Tapi, Pemprov Sumut tak mau asal jalan: monitoring diperketat, sertifikasi higien sanitasi pun diwajibkan.

Hal ini disampaikan dalam temu yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut, Rabu (1/10/2025), di Kantor Gubernur.

Hadir di antaranya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut T. Agung Kurniawan, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Hamid Rijal, dan Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Harvina Zuhra.

Agung menjelaskan, target dapur MBG di Sumut mencapai 1.742 unit. Saat ini baru 322 unit yang aktif, menyerap sekitar 10 ribu tenaga kerja.

“Penerima manfaat sekitar 930 ribu orang, mulai dari pelajar PAUD sampai SLTA, juga kelompok non-pelajar seperti ibu hamil, menyusui, dan balita,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Hamid Rijal menegaskan dapur MBG wajib mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Tujuannya: biar tidak ada kasus keracunan makanan massal. Pemeriksaan bakal dilakukan dari dapur, distribusi, sampai makanan tiba di penerima manfaat.

“Kami akan uji sampel makanan, baik di dapur maupun setelah sampai. Kesehatan pekerja dapur juga dipastikan. Jangan sampai yang masak justru sedang sakit menular,” kata Hamid.

Sampel makanan akan diuji di laboratorium Kemenkes dan juga Labkesda Sumut. Hasilnya nanti jadi syarat terbitnya SLHS.

“Kita ingin pastikan makanan aman dari bahan kimia, bakteri, atau virus berbahaya,” tambah Hamid.

Dengan jumlah penerima manfaat yang sudah mendekati sejuta orang, Pemprov Sumut kini seperti punya pekerjaan rumah ganda: memperluas jangkauan MBG sekaligus memastikan dapur-dapur gizi ini tetap steril, higienis, dan aman.(Anggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *