Sumatera Utara

Operasi Zebra Toba 2025 Hari ke-4, Polisi Sumut Tebar Edukasi, Teguran Humanis Tetap Jadi Andalan

404
×

Operasi Zebra Toba 2025 Hari ke-4, Polisi Sumut Tebar Edukasi, Teguran Humanis Tetap Jadi Andalan

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Operasi Zebra Toba 2025 di wilayah Polda Sumut memasuki hari ke-4 pada Kamis (20/11/2025).

Meski namanya terdengar galak, kegiatan operasi tahun ini justru lebih banyak diwarnai pendekatan humanis.

Semua berjalan kondusif, tanpa drama, tanpa tilang manual, dan—syukurlah—tanpa kejar-kejaran ala film laga.

Pada sisi preemtif, Satlantas terlihat cukup rajin menyapa masyarakat. Ada 59 kegiatan sambang komunitas kendaraan bermotor serta 60 sosialisasi di sekolah dan kampus.

Harapannya, sejak dini orang belajar bahwa lampu merah itu bukan saran, dan helm bukan aksesori. Sosialisasi ke perusahaan dan pabrik juga dilakukan sebanyak 36 kegiatan.

Di ranah media, pesan keselamatan lalu lintas menyebar bak seleb yang sedang naik daun. Tercatat 63 publikasi di media cetak, 230 di media elektronik, dan 2.205 unggahan di media sosial.

Belum cukup, aparat juga memasang 263 spanduk, menebar 3.618 leaflet, 3.029 stiker, plus 26 billboard—jumlah yang cukup untuk membuat pengendara minimal membaca imbauan sekali saja di lampu merah.

Untuk langkah preventif, ramp check dilakukan di terminal dan pool kendaraan bersama instansi terkait.

Di sekolah, kampus, dan perusahaan, pengecekan kelengkapan kendaraan juga ikut digencarkan. Intinya, sebelum menindak, polisi memastikan dulu semuanya tertib dari hulunya.

Pada penegakan represif, teknologi tetap jadi ujung tombak. ETLE statis mencatat 40 pelanggaran, ETLE mobile 65, sementara 1.240 pengendara mendapat teguran dengan gaya yang lebih ramah—mungkin sambil sedikit senyum agar tidak terasa seperti kena marah guru BP. Total 1.345 penindakan dilakukan hari itu, semuanya tanpa tilang manual.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, menegaskan bahwa operasi ini bukan semata soal menindak.

“Operasi Zebra Toba kami laksanakan dengan pendekatan yang lebih persuasif. Penegakan hukum tetap berjalan, namun yang paling utama adalah meningkatkan kesadaran masyarakat agar patuh aturan demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Secara keseluruhan, operasi berjalan aman, tertib, dan tanpa insiden berarti. Polda Sumut memastikan akan terus meningkatkan pelayanan dan pengawasan demi membangun budaya tertib berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *