Uncategorized

Refleksi Pers 2025, PWI Sumut Dorong Peningkatan Kepatuhan Kode Etik Jurnalistik

220
×

Refleksi Pers 2025, PWI Sumut Dorong Peningkatan Kepatuhan Kode Etik Jurnalistik

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara akan meningkatkan kualitas dan pemahaman wartawan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Langkah itu ditempuh karena tingkat kepatuhan wartawan terhadap KEJ dinilai masih belum optimal.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Refleksi Pers 2025 yang digelar PWI Sumut bersama Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumut di Sekretariat PWI Sumut, Jalan Adinegoro, Medan, Selasa, 20 Januari 2026.

Ketua DKP PWI Sumut Wardjamil mengatakan refleksi pers tahun ini menyoroti empat aspek utama, yakni eksistensi, peranan, kontribusi, dan kualitas pers.

Selain itu, dibahas pula kemerdekaan pers, etika profesi, integritas, serta penerapan KEJ.

Menurut Wardjamil, secara umum tingkat ketaatan pers terhadap etika profesi sepanjang 2025 tergolong baik.

Namun, masih ditemukan sejumlah media yang kurang mematuhi KEJ. “Terbukti masih ada bantahan dari publik karena pemberitaan tidak akurat dan kurang verifikasi,” ujarnya.

Ia menilai lemahnya pemahaman wartawan terhadap hukum pers turut memicu pelanggaran etika. Salah satunya terkait penafsiran kemerdekaan pers dan penerapan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, pasal-pasal KUHP, serta hak tolak dan hak jawab.

“Bahkan ada media yang berulang kali memuat hak jawab atas subjek dan objek pemberitaan yang sama,” kata Wardjamil.

Karena itu, DKP mendorong PWI Sumut membentuk lembaga pendidikan dan pelatihan yang fokus pada etika profesi.

Lembaga tersebut diusulkan bersifat otonom dan berada langsung di bawah Ketua PWI Sumut.

Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik mengapresiasi pelaksanaan Refleksi Pers 2025.

Ia menyebut masukan dari DKP penting untuk meningkatkan kualitas karya jurnalistik dan melindungi wartawan dari jerat pidana.

“Kegiatan seperti ini sebaiknya dilakukan secara rutin setiap tahun,” katanya.

Farianda menegaskan PWI Sumut ke depan akan memprioritaskan program pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi sekitar seribu anggota PWI di Sumut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *