Sumatera Utara

Pemprov Sumut Dukung Penuh Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

57
×

Pemprov Sumut Dukung Penuh Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan komitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) guna menghasilkan data ekonomi yang akurat dan komprehensif.

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfo Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, melalui Kepala Bidang Statistik Sektoral Ika Hardina Lubis usai menghadiri sosialisasi SE2026 sekaligus peluncuran Dashboard Analisis & Laporan Indikator Pencapaian (Dalian) di Aula Kantor Badan Pusat Statistik Sumatera Utara, Jalan Asrama Nomor 179, Senin (27/4/2026).

Ika menyebut, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian, khususnya di Sumatera Utara.

Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Dinas Kominfo Sumut siap mendukung dari sisi penyebarluasan informasi dan penguatan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan sukses,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan data yang akurat. Dengan dukungan semua pihak, hasil sensus diharapkan mampu mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Dengan kolaborasi yang kuat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong perencanaan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Sumut,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Sumut, Asim Saputra, menjelaskan bahwa SE2026 bertujuan menyediakan informasi terkait struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan peran BPS sebagai pengelola data nasional.

“Sebelumnya, tugas BPS lebih sebagai unsur pembinaan. Kini kita memasuki peran besar sebagai pengelola data nasional, termasuk memutakhirkan data tunggal ekonomi nasional dan statistik bisnis register sebagai dasar pelaksanaan sensus,” jelasnya.

Asim mengakui terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan SE2026. Namun, berdasarkan pengalaman dari kegiatan sebelumnya seperti Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022–2023 dan Sensus Pertanian 2023, pihaknya optimistis pelaksanaan sensus kali ini akan berjalan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *