Sumatera Utara

Kolaborasi dengan YCKI, Bobby Nasution Perkuat Ekonomi Hijau dan Biru di Sumut

109
×

Kolaborasi dengan YCKI, Bobby Nasution Perkuat Ekonomi Hijau dan Biru di Sumut

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memperkuat komitmen pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia. Sinergi ini difokuskan pada pengembangan ekonomi hijau dan biru sebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Langkah tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi YCKI di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Medan, Jumat (24/4/2026).

Ia menegaskan bahwa penguatan ekonomi hijau dan biru merupakan bagian dari program prioritas pemerintah provinsi, khususnya dalam mendorong keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Ekonomi hijau sendiri berfokus pada pengembangan energi terbarukan, industri berkelanjutan, serta pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.

Sementara ekonomi biru menitikberatkan pada optimalisasi sektor kelautan dan perikanan, termasuk upaya konservasi laut serta pengelolaan sumber daya air secara bijak.

“Tujuan yang kita lakukan sangat baik, bukan hanya untuk Sumut, tetapi juga secara nasional dan internasional. Bukan hanya lingkungan sekitar, tetapi juga untuk alam semesta,” ujar Bobby.

Ia menambahkan, tantangan utama saat ini adalah menjaga keberlangsungan makhluk hidup di tengah kebutuhan pemanfaatan sumber daya alam untuk kepentingan ekonomi. Menurutnya, setiap aktivitas ekonomi harus tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem.

“Masih banyak masyarakat kita yang bergantung pada hutan untuk kelangsungan hidup. Pemerintah harus memastikan manfaat ekonominya tetap ada, tetapi tidak merugikan makhluk hidup lainnya. Ketika terjadi gangguan, di situlah pemerintah harus hadir,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Program YCKI, Fitri Hasibuan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkontribusi dalam berbagai program konservasi sejak tahun 2000, termasuk mendukung pembentukan Taman Nasional Batang Gadis.

Selain itu, YCKI juga mendampingi sekitar 800 petani sawit dalam memperoleh sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil sebagai bentuk penerapan praktik perkebunan berkelanjutan. Ke depan, jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 2.000 petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *