Kuliner dan Kesehatan

Bobby Nasution Ingatkan BPJS Kesehatan Utamakan Mutu Layanan

79
×

Bobby Nasution Ingatkan BPJS Kesehatan Utamakan Mutu Layanan

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengingatkan BPJS Kesehatan untuk tetap mengutamakan kualitas layanan bagi peserta di tengah perluasan cakupan kepesertaan.

Menurutnya, layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus mudah diakses masyarakat tanpa hambatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat menerima audiensi jajaran BPJS Kesehatan di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2026).

Hadir dalam pertemuan itu Direktur Kepesertaan Akmal Budi Yulianto, Anggota Dewan Pengawas Afif Johan, Deputi Direksi Wilayah I Sumut-Aceh Mustafa, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bobby menegaskan bahwa Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Program Berobat Gratis (Probis) menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan layanan kesehatan. Ia menilai capaian kedua program tersebut cukup baik, namun tetap membutuhkan dukungan lintas sektor agar dapat berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi dukungan semua pihak dalam memperkuat layanan kesehatan di Sumatera Utara, khususnya BPJS Kesehatan, karena ini merupakan urusan wajib pemerintah kepada masyarakat,” ujar Bobby.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah persoalan di lapangan, antara lain pembatasan jenis layanan berdasarkan diagnosis penyakit maupun penyebabnya.

Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan semangat pemerataan akses kesehatan yang tengah didorong melalui program Universal Health Coverage (UHC).

“Masih ada masyarakat yang kesulitan berobat atau tidak diterima di rumah sakit. Karena itu Probis menjadi program utama, apalagi capaian UHC di Sumut dapat diwujudkan dalam waktu sekitar tujuh bulan. Masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan,” katanya.

Bobby juga meminta pemerintah kabupaten/kota untuk mengarahkan alokasi anggaran kesehatan secara lebih tepat sasaran.

Ia menekankan pentingnya sinergi pembiayaan antara pemerintah pusat dan daerah guna mengoptimalkan kualitas layanan di fasilitas kesehatan.

“Dengan sinergi tersebut, anggaran yang terbatas bisa dimanfaatkan lebih efektif untuk mendukung pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *