Polhukam

KAMMI SUMUT Laporkan Kapolrestabes Medan ke Propam Polda Sumut

139
×

KAMMI SUMUT Laporkan Kapolrestabes Medan ke Propam Polda Sumut

Sebarkan artikel ini

Desak Penuntasan Kasus Penganiayaan Khairul Umam dan Soroti Lambannya Penanganan Hukum

Massa menilai proses penanganan hukum berjalan lambat meskipun rekaman video insiden penganiayaan telah beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik(foto: Din)

TERITORIAL24.COM,MEDAN –Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara menggelar aksi solidaritas di depan Mapolrestabes Medan, Rabu (6/5/2026), sebagai bentuk desakan terhadap aparat penegak hukum agar segera menuntaskan kasus penganiayaan yang dialami kader KAMMI, Khairul Umam.

Dalam aksi tersebut, massa menilai proses penanganan hukum berjalan lambat meskipun rekaman video insiden penganiayaan telah beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Perwakilan PW KAMMI SUMUT, Rifi Naufal Aslam, dalam orasinya menegaskan bahwa pihak kepolisian harus segera bertindak tegas terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

> “Kami menuntut keadilan segera ditegakkan. Kasus penganiayaan terhadap saudara Khairul Umam terjadi pada Minggu, 19 April 2026, di Aula Kantor Gubernur Sumatera Utara. Saat itu sekelompok orang datang merusuh dalam acara Keluarga Alumni KAMMI (KAKAMMI) Sumut dan melakukan penyerangan hingga korban mengalami luka di bagian kepala,” ujar Rifi di hadapan massa aksi.

PW KAMMI SUMUT juga mempertanyakan profesionalisme aparat penegak hukum.

Mereka menyoroti informasi bahwa terduga pelaku sempat diamankan oleh Satpol PP Kantor Gubernur Sumatera Utara sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Menurut massa aksi, hingga kini proses hukum dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan, sehingga memunculkan keresahan di kalangan kader dan masyarakat.

Di sela-sela aksi unjuk rasa, massa melakukan shalat dan doa bersama di depan Mapolrestabes Medan sebagai bentuk ikhtiar moral dan spiritual agar kasus tersebut segera memperoleh kepastian hukum.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Namun, massa mengaku kecewa karena Kapolrestabes Medan, Jean Calvin Simanjuntak, tidak hadir menemui peserta aksi untuk berdialog secara langsung.

Usai berunjuk rasa di Mapolrestabes Medan, sejumlah perwakilan PW KAMMI SUMUT bergerak menuju Mapolda Sumatera Utara guna menyampaikan laporan resmi ke Divisi Propam Polda Sumut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *