TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI-Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara dalam beberapa waktu terakhir menimbulkan dampak terhadap aktivitas masyarakat, pelayanan umum, hingga keamanan lingkungan di sejumlah daerah.
Pengurus NGACA Tebing Tinggi, Rahmat Effendi S,Ag, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi terkait penyebab gangguan kelistrikan tersebut.
“Dalam situasi seperti ini masyarakat diharapkan tetap menjaga ketertiban, meningkatkan kewaspadaan, serta saling membantu di lingkungan masing-masing,” ujarnya kepada wartawan, Ahad (24/5/2026).
Menurutnya, pemadaman listrik yang berlangsung di beberapa wilayah menyebabkan aktivitas masyarakat menjadi terbatas, terutama pada malam hari. Karena itu, warga diminta memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan keluarga.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas yang dapat memanfaatkan kondisi gelap saat aliran listrik padam, seperti pencurian maupun tindakan kejahatan lainnya.
“Kita berharap masyarakat tetap menjaga suasana yang aman dan kondusif serta tidak terpancing provokasi ataupun informasi yang belum jelas kebenarannya,” tambahnya.
Sementara itu, PLN sebelumnya telah menyampaikan penjelasan terkait adanya gangguan sistem kelistrikan yang berdampak pada sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Hingga kini proses pemulihan jaringan disebut terus dilakukan secara bertahap.
Di sisi lain, masyarakat berharap adanya percepatan penanganan agar pasokan listrik dapat kembali normal sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Selain menjaga keamanan lingkungan, warga juga disarankan menyiapkan langkah antisipasi seperti menyediakan penerangan darurat, menjaga kondisi kesehatan, serta memastikan komunikasi antara anggota keluarga tetap berjalan baik selama pemadaman berlangsung.
Dengan situasi tersebut, masyarakat diharapkan tetap mengedepankan sikap waspada, santun, dan menjaga ketentraman bersama hingga kondisi kembali stabil.***












