Blitar Raya

Ratusan Peternak Bagikan Telur Gratis, Suarakan Ancaman Kebangkrutan di Depan Kantor Bupati Blitar

38
×

Ratusan Peternak Bagikan Telur Gratis, Suarakan Ancaman Kebangkrutan di Depan Kantor Bupati Blitar

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR — Ratusan peternak ayam petelur yang tergabung dalam Peternak Rakyat Mikro Kecil menggelar aksi sosial dengan membagikan telur gratis kepada masyarakat di depan Kantor Kabupaten Blitar, Kanigoro, Senin (1/6/2026).

Aksi tersebut menjadi simbol kepedulian peternak kepada masyarakat sekaligus bentuk protes atas anjloknya harga telur yang dinilai mengancam kelangsungan usaha mereka.

Sekitar 500 peternak dari Blitar, Tulungagung, Kediri, Malang, dan Trenggalek datang menggunakan lebih dari 200 kendaraan pikap dalam konvoi menuju lokasi aksi. Kehadiran mereka menarik perhatian warga yang melintas dan antusias menerima telur gratis yang dibagikan.

Salah satu peternak, Suyanto, mengatakan kondisi peternak rakyat saat ini sangat memprihatinkan.

Harga telur di tingkat peternak hanya berkisar Rp20.500 hingga Rp21.000 per kilogram, jauh di bawah Harga Pokok Produksi (HPP) yang mencapai Rp24.000 per kilogram.

“Peternak saat ini mengalami kerugian besar. Harga jual telur tidak mampu menutup biaya produksi, sementara harga pakan terus naik,” ujar Suyanto.

Menurutnya, beban peternak semakin berat akibat melonjaknya harga jagung, konsentrat, dan bekatul sebagai bahan baku pakan. Di sisi lain, daya beli masyarakat yang melemah membuat permintaan telur menurun sehingga stok menumpuk di kandang dan harga terus tertekan.

Kondisi tersebut membuat banyak peternak rakyat, khususnya skala mikro dan kecil, berada di ambang kebangkrutan.

Jika situasi ini terus berlangsung, tidak sedikit peternak yang terancam menutup usahanya karena tak lagi mampu menanggung kerugian.

Melalui aksi tersebut, para peternak mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga telur sekaligus menekan biaya pakan agar usaha peternakan rakyat tetap bertahan.

Aspirasi peternak mendapat respons langsung dari Bupati Blitar Rijanto dan Wakil Bupati Blitar Beky Hardiansyah yang menemui massa aksi.

Dalam dialog bersama peternak, Rijanto mengakui harga telur yang berada di kisaran Rp21 ribu per kilogram sangat memprihatinkan dan berpotensi memicu gelombang kebangkrutan peternak rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *