“Kami akan mencari solusi bersama agar peternak rakyat tetap bisa bertahan,” kata Rijanto.
Pemerintah Kabupaten Blitar, lanjutnya, tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya memperluas penyerapan telur melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, pemerintah juga mendorong pemanfaatan jaringan Koperasi Merah Putih sebagai sarana distribusi dan pemasaran hasil produksi peternak.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan serapan produksi, serta membantu menstabilkan harga telur di tingkat peternak sehingga usaha peternakan rakyat dapat terus bertahan di tengah tekanan biaya produksi yang semakin tinggi.(didik)












