Hukum & Kriminal

Warga Resah Balap Liar di Jalinsum Tebing Tinggi, Komunitas NGACA Desak Aparat Bertindak Tegas

212
×

Warga Resah Balap Liar di Jalinsum Tebing Tinggi, Komunitas NGACA Desak Aparat Bertindak Tegas

Sebarkan artikel ini

Knalpot Brong dan Aksi Ugal-Ugalan Ganggu Ketenteraman Warga

Aksi balap liar di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tebing Tinggi(foto:My)

TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI – Aksi balap liar yang kerap terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tebing Tinggi, tepatnya di wilayah Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, semakin meresahkan masyarakat.

Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, suara bising knalpot brong yang menggelegar hingga larut malam dinilai telah mengganggu kenyamanan dan ketenteraman warga sekitar.

Keluhan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Pengurus Komunitas Ngobrol Asik Cerita Agama (NGACA) Tebing Tinggi, Muhammad Yusuf Al-Fatih Hidayat.

Ia mengatakan pihaknya menerima banyak laporan masyarakat melalui media sosial terkait maraknya aktivitas balap liar di kawasan tersebut.

“Kami menerima banyak pengaduan dari masyarakat melalui akun media sosial kami. Warga sudah cukup geram dan resah. Suara knalpot yang sangat berisik mengganggu bayi yang sedang tidur, orang tua yang sedang sakit, bahkan warga yang ingin melaksanakan salat tahajud pada sepertiga malam,” ujar Yusuf, Minggu (7/6/2026).

NGACA Minta Aparat dan Instansi Terkait Turun Tangan

Menindaklanjuti keresahan warga, Komunitas NGACA Tebing Tinggi menyampaikan permohonan terbuka kepada Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, S.I.K., jajaran Polsek Rambutan dan Polsek Tebing Tinggi, Dinas Perhubungan Kota Tebing Tinggi, serta Koramil 13/Tebing Tinggi agar segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.

Menurut Yusuf, tindakan pembubaran semata belum cukup memberikan efek jera kepada para pelaku.

Pasalnya, setelah petugas meninggalkan lokasi, para pembalap liar kerap kembali dan mengulangi aksinya.

Patroli Intensif dan Penjagaan Statis Dinilai Perlu

NGACA mendorong agar patroli malam ditingkatkan serta dilakukan penjagaan statis di titik-titik yang selama ini menjadi lokasi favorit balap liar.

“Kami memohon kepada Ibu Kapolres dan seluruh instansi terkait untuk meningkatkan patroli malam. Jika memungkinkan, tempatkan personel yang berjaga di lokasi setelah aksi dibubarkan. Jangan sampai menunggu jatuhnya korban jiwa baru semua pihak bergerak. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *