TERITORIAL24.COM, MEDAN – Kalau ada daftar jalan di Kota Medan yang paling akrab dengan genangan air, Jalan Letda Sujono di kawasan Simpang Tol Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, barangkali masuk nominasi teratas.
Hujan deras sedikit saja, warga sudah bersiap menghadapi “langganan” banjir yang tak kunjung menemukan titik akhir.
Persoalan itulah yang kembali dibahas dalam rapat koordinasi di DPRD Kota Medan, Senin (30/6/2026).
Wakil Ketua DPRD Medan, Zulkarnaen, meminta Pemerintah Kota Medan tidak lagi berlama-lama merealisasikan solusi yang selama ini terus dibicarakan, yakni pembangunan kolam retensi di kawasan Sungai Denai, Titi Sewa, perbatasan Kabupaten Deli Serdang.
Menurut politikus Partai Gerindra itu, proyek tersebut harus diawali dengan pembebasan lahan yang segera dituntaskan.
Tanpa itu, banjir di kawasan Letda Sujono dikhawatirkan akan terus menjadi rutinitas yang melelahkan bagi warga.
“Pemko Medan harus segera merealisasikan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam retensi. Itu salah satu solusi penting mengatasi banjir,” kata Zulkarnaen dalam rapat tersebut.
Namun, kolam retensi saja dinilai belum cukup. Zulkarnaen juga menyoroti kondisi drainase di sepanjang Jalan Letda Sujono yang perlu dinormalisasi.
Ia meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara ikut bergerak membersihkan dan memperbaiki saluran air agar aliran menuju kolam retensi nantinya tidak terhambat.
Menurutnya, pembangunan kolam retensi dan normalisasi drainase merupakan dua pekerjaan yang harus berjalan beriringan.
Ia juga meminta pihak kelurahan dan Kecamatan Medan Tembung melalui P3SU terus berkoordinasi dengan BBPJN agar proses penanganan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Sementara itu, dari sisi pemerintah daerah, harapan mulai muncul. Perwakilan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan, Rizki, mengungkapkan bahwa usulan pengadaan lahan untuk pembangunan kolam retensi sebenarnya sudah diajukan kepada Sekretaris Daerah Kota Medan melalui surat tertanggal 18 Juni 2026.












