Kota Medan

Sunat Massal, Es Krim, dan Nyali Bocah Medan Deli: Cara Ulang Tahun Kota Dirayakan dengan Hal yang Lebih Berguna

179
×

Sunat Massal, Es Krim, dan Nyali Bocah Medan Deli: Cara Ulang Tahun Kota Dirayakan dengan Hal yang Lebih Berguna

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Kalau ada yang bertanya bagaimana cara paling sederhana merayakan ulang tahun sebuah kota, mungkin jawabannya bukan pesta kembang api, panggung musik, atau seremoni panjang penuh pidato.

Di Kecamatan Medan Deli, jawabannya justru lebih membumi: menyunat 200 anak.

Di tengah riuh perayaan Hari Ulang Tahun ke-436 Kota Medan, ada pemandangan yang jauh dari gemerlap pesta.

Ratusan bocah duduk bergantian menunggu giliran khitan. Sebagian tampak santai, sebagian lagi berusaha terlihat berani meski wajahnya sulit menyembunyikan rasa gugup. Orang tua mereka pun tak kalah tegang.

Momen itu turut disaksikan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Alih-alih sekadar datang membuka acara lalu pulang, Rico memilih berkeliling menyapa peserta satu per satu.

Ia memberi semangat kepada anak-anak yang hendak dikhitan, sembari menyerahkan bingkisan sebagai penyemangat setelah “ujian keberanian” itu selesai.

Menurut Rico, kegiatan sosial seperti ini layak mendapat apresiasi karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Yang pertama kami apresiasi ada kegiatan yang sangat baik dari Kecamatan Medan Deli, yaitu khitanan massal. Anak yang dikhitan juga tidak sedikit, ada 200 anak. Tentu ini banyak kebaikan yang bisa diberikan dari Kecamatan Medan Deli bersama stakeholder terkait,” ujarnya.

Pernyataan itu terdengar sederhana, tetapi memang ada kenyataan yang sering luput dari perhatian.

Bagi sebagian keluarga, biaya khitan bukan perkara ringan. Ketika kebutuhan rumah tangga terus bertambah, pengeluaran untuk khitan kerap harus menunggu waktu yang tepat.

Karena itu, program seperti ini bukan hanya soal pelayanan kesehatan. Ia menjadi bentuk gotong royong yang membuat beban warga sedikit lebih ringan. Pemerintah hadir, dunia usaha ikut membantu, tenaga kesehatan bekerja, dan masyarakat memperoleh manfaat secara langsung.

Rico berharap kegiatan serupa tidak berhenti di Medan Deli saja. Menurutnya, jika semua kecamatan memiliki inisiatif yang sama, semakin banyak keluarga yang bisa merasakan manfaatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *