Religi

Wali Kota Dumai H. Paisal Kunjungi PD Ikadi Pelalawan, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara Lewat Program Khuruj

82
×

Wali Kota Dumai H. Paisal Kunjungi PD Ikadi Pelalawan, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara Lewat Program Khuruj

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Dumai, H. Paisal, bersilaturahmi dengan jajaran Pengurus Daerah Ikatan Dai Indonesia (PD Ikadi) Kabupaten Pelalawan dalam agenda Khuruj 3 Hari di Kantor PD Ikadi Pelalawan, Rabu (29/7/2026). Pertemuan membahas penguatan sinergi ulama dan umara, pengembangan dakwah, serta kolaborasi pendidikan Islam. (Foto: Dok. PD Ikadi Pelalawan).

TERITORIAL24.COM,PELALAWAN – Wali Kota Dumai, H. Paisal, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Pengurus Daerah Ikatan Dai Indonesia (PD Ikadi) Kabupaten Pelalawan, Rabu (29/7/2026) malam.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Khuruj 3 Hari yang dijalankannya sebagai upaya memperkuat dakwah sekaligus mempererat sinergi antara ulama dan umara.

Kedatangan H. Paisal disambut langsung oleh Penasehat PD Ikadi Pelalawan Ust. Muh Taufik HS, S.Ag., Ketua PD Ikadi Pelalawan Ust. Agus Ghufron Tanami, M.A., Sekretaris Sukamto, S.Pd., serta sejumlah pengurus lainnya, yakni Ust. Aliadi, Ust. Shoufi, Ust. Indra, dan Ust. Oki.

Khuruj 3 Hari Hidupkan Masjid dan Gerakkan Ekonomi

Dalam pertemuan yang berlangsung selama sekitar satu jam, H. Paisal memaparkan keberhasilan program Khuruj 3 Hari yang telah menjadi agenda rutin di Masjid Islamic Center Dumai.

Menurutnya, program tersebut mampu menghidupkan aktivitas ibadah di masjid, terutama setiap Sabtu malam. Selain meningkatkan semangat keagamaan masyarakat, kehadiran jamaah dari berbagai daerah juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga sekitar.

“Masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui aktivitas para jamaah yang datang dan menginap,” ungkapnya.

Dorong Kolaborasi Organisasi Islam

Dalam dialog tersebut, H. Paisal juga mengajak PD Ikadi Pelalawan untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai organisasi keagamaan seperti MDI, NU, dan Muhammadiyah.

Ia mendorong lahirnya program bersama dengan Baznas untuk memfasilitasi para pelajar sekolah umum mendapatkan pendidikan Tahsin dan Tahfiz Al-Qur’an.

Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang memiliki karakter kuat, siap menjadi imam masjid, kader dakwah, serta berperan dalam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.

Bahas Pendidikan Pesantren

Suasana pertemuan semakin hangat ketika pembahasan beralih pada dunia pendidikan. H. Paisal menceritakan bahwa ketiga anaknya pernah menempuh pendidikan di Islamic Boarding School (IBS) sejak angkatan ketiga, dan beberapa di antaranya kini telah menyelesaikan pendidikan sarjana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *