Religi

Kampus IBS 1 Kubang Gelar SKF dan Bimtek BES, Siapkan Pemimpin Santri Berintegritas

39
×

Kampus IBS 1 Kubang Gelar SKF dan Bimtek BES, Siapkan Pemimpin Santri Berintegritas

Sebarkan artikel ini

Kaderisasi kepemimpinan santri diarahkan pada pembentukan karakter, integritas, keteladanan, dan kepemimpinan berbasis kedekatan hati.

Kegiatan yang mengusung semangat kepemimpinan berbasis kedekatan hati dan keteladanan Rasulullah SAW.(Ist)

TERITORIAL24.COM,KAMPAR – Kampus IBS 1 Kubang terus memperkuat kaderisasi kepemimpinan santri melalui Sertifikasi Kepemimpinan Formil (SKF) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Badan Eksekutif Santri (BES) kelas 5 MA.

Kegiatan yang mengusung semangat kepemimpinan berbasis kedekatan hati dan keteladanan Rasulullah SAW tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026, di Kasang Kulim Zoo, Jalan H. Usman, Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Agenda tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan pengurus BES untuk menjalankan masa periodesasi kepemimpinan selama satu tahun ke depan.

Dewan Pimpinan Kampus 1 IBS Kubang, Kiyai Desnedi, S.S., Gr., menegaskan bahwa BES tidak semata-mata menjadi wadah kegiatan santri.

Narasumber utama, Ustadz Muh Taufik HS, S.Ag., CWC.(Ist)

Lebih dari itu, BES merupakan bagian dari sarana tarbiyah yang diharapkan mampu membentuk sikap, etika, tanggung jawab, dan integritas calon pemimpin sejak dini.

“BES adalah bagian utuh dari sarana tarbawi. Oleh karena itu, kita membutuhkan sentuhan yang mampu menggetarkan fikrah, jiwa, dan qalbu para santri,” ujar Kiyai Desnedi.

Menurutnya, proses pembinaan membutuhkan pendekatan yang menyentuh aspek karakter dan kepribadian, sehingga kepemimpinan yang lahir tidak berhenti pada kemampuan mengelola organisasi.

Dipandu Narasumber Berpengalaman

Ketua Panitia SKF BES, Ustadz Jeri Chandra, telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dengan menghadirkan narasumber utama, Ustadz Muh Taufik HS, S.Ag., CWC.

Ia disebut sebagai Ketua Dewan Pengawas YWIR IBS sekaligus Supervisor LBPI-P YWIR. Dalam kegiatan tersebut, materi yang akan disampaikan mengangkat tema “Karakter Pemimpin Muslim: Jujur, Disiplin, Bertanggung Jawab, Percaya Diri, dan Berintegritas.”

Materi tersebut diarahkan untuk membangun pemahaman bahwa kepemimpinan harus dimulai dari pembenahan diri sebelum seorang santri dipercaya membimbing orang lain.

Pendekatan tarbawi juga menekankan konsep Ta’liful Qulub, yakni membangun kedekatan dan ikatan hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *