Blitar Raya

Ribuan Warga Padati Jalanan, BEN Carnival 2026 Sulap Malam Kota Blitar Jadi Pesta Budaya Nusantara

40
×

Ribuan Warga Padati Jalanan, BEN Carnival 2026 Sulap Malam Kota Blitar Jadi Pesta Budaya Nusantara

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR – Antusiasme masyarakat terlihat dalam gelaran Blitar Ethnic National (BEN) Carnival 2026 yang berlangsung Sabtu (22/8/2026) malam.

Ribuan pasang mata memadati sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan langsung parade budaya yang digelar Pemerintah Kota Blitar.

Sejak sebelum acara dimulai pukul 19.00 WIB, masyarakat tampak berdatangan dan memilih tempat di sepanjang rute, mulai dari depan Kantor Pemerintah Kota Blitar hingga depan Gedung DPRD Kota Blitar.

Suasana semakin semarak ketika para peserta mulai melintas dengan mengenakan kostum bernuansa budaya Nusantara.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang digelar pada siang hari, 5th BEN Carnival 2026 ini dikemas sebagai karnaval malam.

Dukungan tata cahaya atau lighting membuat penampilan para peserta semakin menarik perhatian penonton.

Sorak dan tepuk tangan masyarakat terdengar ketika setiap kontingen menampilkan koreografi, tarian, musik, serta atraksi budaya.

Tidak sedikit penonton yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon seluler.

Kehadiran masyarakat yang memadati jalur parade menunjukkan tingginya ketertarikan warga terhadap gelaran budaya tersebut.

BEN Carnival tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat secara langsung keberagaman seni dan budaya Indonesia.

BEN Carnival 2026 diikuti sekitar 40 peserta atau kontingen yang berasal dari berbagai unsur, di antaranya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Blitar, sekolah dan lembaga pendidikan, perguruan tinggi, serta pihak swasta.

Masing-masing kontingen menghadirkan kreativitas melalui kostum atau busana adat Nusantara, tarian, musik, koreografi dan atraksi budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Meski sebagian besar peserta berasal dari lingkungan Kota Blitar, keberagaman budaya yang ditampilkan membuat parade terasa seperti membawa masyarakat menyaksikan berbagai kekayaan Nusantara dalam satu panggung.

Setiap peserta mendapatkan waktu sekitar tiga menit untuk penampilan utama, dengan waktu masuk dan keluar masing-masing sekitar satu menit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *