Deli Serdang - Serdang Bedagai

IKMA Sergai Satukan Aksi dan Tebar Inspirasi Lewat Pengabdian di Desa Dolok Sagala

67
×

IKMA Sergai Satukan Aksi dan Tebar Inspirasi Lewat Pengabdian di Desa Dolok Sagala

Sebarkan artikel ini

Sepekan Mengabdi, Mengajar, Peduli Lingkungan hingga Pentas Seni Bersama Masyarakat

Kepedulian IKMA Sergai terhadap perlindungan generasi muda juga diwujudkan melalui sosialisasi mengenai kekerasan dan pelecehan seksual di MTs Az-Zahra(Ist)

TERITORIAL24.COM,SERDANG BEDAGAI – Ikatan Mahasiswa Serdang Bedagai (IKMA Sergai) menghadirkan semangat pengabdian di tengah masyarakat melalui kegiatan “IKMAS Mengabdi, Mengajar dan Pentas Seni” di Desa Dolok Sagala, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Mengusung tema “Satukan Aksi, Tebar Inspirasi”, kegiatan tersebut berlangsung selama sepekan, mulai 11 hingga 18 Agustus 2026, dengan melibatkan seluruh pengurus IKMA Sergai dalam berbagai kegiatan pendidikan, sosial, lingkungan, serta seni dan budaya.

Ketua Umum IKMA Sergai, Lazuar Hadinata, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekaligus ruang untuk belajar dan berinteraksi langsung dengan warga.

Menurutnya, pengabdian tidak hanya menjadi bagian dari program kerja organisasi, tetapi juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan masyarakat secara lebih dekat serta membangun hubungan yang lebih erat dengan warga Desa Dolok Sagala.

“Melalui IKMAS Mengabdi, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya hadir untuk belajar di bangku perkuliahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan selama berada di Desa Dolok Sagala dapat memberikan inspirasi dan meninggalkan kesan yang baik bagi masyarakat,” ujar Lazuar.

Mengajar dan Tanamkan Nilai Anti-Bullying

Salah satu kegiatan utama dalam pengabdian tersebut adalah program mengajar di sekolah dasar yang dilaksanakan Divisi Pendidikan bersama seluruh pengurus IKMA Sergai.

Ketua Umum IKMA Sergai,Lazuar Hadinata,Menurutnya, pengabdian tidak hanya menjadi bagian dari program kerja organisasi, tetapi juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan masyarakat secara lebih dekat serta membangun hubungan yang lebih erat dengan warga Desa Dolok Sagala(Foto:Ist)

Selama tiga hari, para mahasiswa berinteraksi langsung dengan siswa melalui kegiatan pembelajaran yang dikemas secara menarik dan interaktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *