Deli Serdang - Serdang Bedagai

IKMA Sergai Satukan Aksi dan Tebar Inspirasi Lewat Pengabdian di Desa Dolok Sagala

64
×

IKMA Sergai Satukan Aksi dan Tebar Inspirasi Lewat Pengabdian di Desa Dolok Sagala

Sebarkan artikel ini

Sepekan Mengabdi, Mengajar, Peduli Lingkungan hingga Pentas Seni Bersama Masyarakat

Kepedulian IKMA Sergai terhadap perlindungan generasi muda juga diwujudkan melalui sosialisasi mengenai kekerasan dan pelecehan seksual di MTs Az-Zahra(Ist)

Seluruh pengurus IKMA Sergai turut mengikuti upacara peringatan kemerdekaan. Setelah itu, para mahasiswa ikut memeriahkan berbagai perlombaan 17 Agustus yang digelar masyarakat desa.

Kehadiran mahasiswa dalam rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat semangat kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan dengan masyarakat.

Pentas Seni Jadi Ruang Ekspresi

Rangkaian pengabdian kemudian semakin semarak melalui pentas seni yang digelar Divisi Seni dan Budaya bersama seluruh pengurus IKMA Sergai.

Pentas seni menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mempererat hubungan yang telah terbangun selama kegiatan berlangsung.

Berbagai penampilan yang disuguhkan tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dan menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya.

Pengabdian sebagai Proses Belajar

Semangat pengabdian IKMA Sergai turut diperkuat oleh sebuah pesan reflektif yang menjadi inspirasi bagi para mahasiswa:

«“Perbaiki dirimu dan turunlah ke masyarakat, cahaya itu tidak untuk disimpan tetapi untuk menerangi sekitar.”KH. Ahmad Dahlan»

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu, pengalaman, dan potensi yang dimiliki mahasiswa tidak cukup hanya disimpan untuk kepentingan pribadi.

Pengetahuan akan memiliki makna lebih besar ketika diwujudkan dalam tindakan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Selama sepekan berada di Desa Dolok Sagala, para pengurus IKMA Sergai tidak hanya menjalankan berbagai program yang telah disusun.

Mereka juga belajar mengenai kebersamaan, tanggung jawab, komunikasi, kepedulian sosial, serta pentingnya membangun kerja sama dengan masyarakat.

Interaksi langsung tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan masyarakat dan melihat bagaimana sebuah program dapat berjalan melalui semangat gotong royong.

Bagi masyarakat Desa Dolok Sagala, kehadiran mahasiswa diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir.

Semangat menjaga pendidikan, lingkungan, kreativitas, dan kebersamaan diharapkan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *