Sementara bagi IKMA Sergai, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta kemauan untuk berkontribusi bagi daerah asal.
Dengan semangat “Satukan Aksi, Tebar Inspirasi”, IKMA Sergai berharap kegiatan tersebut menjadi langkah sederhana yang mampu menghadirkan manfaat dan inspirasi bagi masyarakat Desa Dolok Sagala.
Kegiatan “IKMAS Mengabdi, Mengajar dan Pentas Seni” akhirnya ditutup dalam suasana penuh kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat.
Bagi IKMA Sergai, pengabdian bukan sekadar tentang hadir dan menjalankan program.
Lebih dari itu, pengabdian adalah tentang berbagi, belajar, dan tumbuh bersama masyarakat.
Sebab, dari aksi-aksi sederhana yang dilakukan bersama, dapat tumbuh inspirasi dan manfaat yang diharapkan terus hidup bahkan setelah mahasiswa kembali meninggalkan desa.***












