Blitar Raya

Belasan Cabor Bentuk Forum, Desak KONI Jatim Evaluasi Plt Ketua KONI Blitar

33
×

Belasan Cabor Bentuk Forum, Desak KONI Jatim Evaluasi Plt Ketua KONI Blitar

Sebarkan artikel ini

BLITAR I TERITORIAL24.COM – Sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) di Kota Blitar membentuk Forum Cabor Penyelamat Marwah Olahraga Kota Blitar. Forum ini dibentuk untuk menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di tubuh KONI Kota Blitar.

Pertemuan digelar di Cafe ODV Reborn, Selasa (8/9/2026), dan digagas M. Trijanto. Sekitar 12 hingga 14 cabor mengikuti pertemuan tersebut.

Trijanto mengatakan, forum akan menyampaikan sikap bersama kepada KONI Jawa Timur. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan tugas Plt Ketua Umum KONI Kota Blitar.

Menurutnya, Plt seharusnya fokus menjalankan tugas sesuai SK, terutama mempersiapkan Musorkotlub atau pemilihan ketua KONI baru.

“Di SK Plt itu yang harus menjadi fokus adalah Musorkotlub. Kami mendorong agar Plt konsisten menjalankan mandat tersebut,” ujar Trijanto.

Forum juga menyoroti aksi yang berlangsung pada 7 September 2026. Trijanto menilai persoalan KONI seharusnya bisa diselesaikan melalui komunikasi dan tidak perlu menimbulkan polemik baru.

Dana Cabor Belum Cair

Selain masalah kepengurusan, forum juga menyoroti dana pembinaan cabor yang hingga September 2026 belum cair.

“Yang rugi ini adalah cabor-cabor. Sampai bulan September belum ada pencairan dana serupiah pun bagi cabor,” katanya.

Menurut Trijanto, persoalan anggaran harus segera diselesaikan agar tidak mengganggu pembinaan dan persiapan atlet menghadapi kejuaraan.

Forum juga berencana berkonsultasi dengan BPK terkait mekanisme pencairan dana tersebut.

Minta Musorkotlub Segera Digelar

Forum meminta KONI Jawa Timur mengevaluasi kondisi KONI Kota Blitar, termasuk pelaksanaan tugas Plt Ketua Umum.

Mereka juga meminta Musorkotlub segera digelar secara demokratis, transparan dan bebas kepentingan tertentu.

Trijanto berharap ke depan Ketua KONI Kota Blitar berasal dari kalangan olahraga sehingga lebih memahami kebutuhan cabor dan atlet.

“Harapan kita, ke depan yang menjadi ketua KONI benar-benar dari cabor dan tidak terjadi konflik kepentingan seperti ini,” ujarnya.

Hasil pertemuan tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam sikap tertulis dan disampaikan kepada KONI Jawa Timur.(didik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *