TULUNGAGUNG I TERITORIAL24.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk memperkuat ketahanan pangan mendapat penegasan langsung dari Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin.
Hal itu disampaikan saat menghadiri tasyakuran panen raya di gubuk tani desa boyolangu, Selasa (15/9/2026).
Turun langsung ke tengah para petani, Ahmad Baharudin melihat panen raya bukan sekadar momentum untuk merayakan keberhasilan hasil pertanian.
Lebih dari itu, panen menjadi bukti bahwa sektor pertanian Tulungagung memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah.
Kegiatan tasyakuran yang berlangsung di area persawahan Poktan tersebut menjadi wujud rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh para petani.
Kehadiran Plt Bupati juga menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap perjuangan petani dalam menjaga produktivitas pertanian.
“Panen raya ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat semangat menuju Tulungagung swasembada pangan,” demikian semangat yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.
Ahmad Baharudin menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak dapat dilepaskan dari peran petani, kelompok tani, pengelola irigasi, serta dukungan pemerintah.
Karena itu, kolaborasi perlu terus diperkuat agar berbagai tantangan di sektor pertanian dapat dihadapi bersama. Termasuk memastikan pengelolaan irigasi berjalan baik sehingga kebutuhan air bagi lahan pertanian tetap terjaga.
Bagi Ahmad Baharudin, keberhasilan panen hari ini harus menjadi pijakan untuk menghadirkan hasil pertanian yang lebih baik pada musim-musim berikutnya.
Pemerintah daerah bersama para petani didorong untuk terus meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas hasil pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Dari hamparan sawah Karangwaru, pesan swasembada pangan Tulungagung kembali digaungkan. Pemerintah daerah ingin memastikan sektor pertanian tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu penggerak peningkatan kesejahteraan petani.












