BLITAR I TERITORIAL24.COM – Kejahatan bisa dicegah sejak dini dengan meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini menjadi pesan utama dalam sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang digelar Pemerintah Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu(28/10) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Bendosari Tiyok Sunaryanto, Kapolsek Sanankulon AKP Nur Budi Santosa, S.Pd., M.H., serta Danramil Sanankulon.
Kepala Desa Bendosari Tiyok Sunaryanto menegaskan, keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum (APH), melainkan seluruh masyarakat.
“Kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas APH. Lingkungan yang baik akan mendukung pertumbuhan anak-anak yang baik pula. Maka, mari kita jaga lingkungan desa ini bersama-sama,” tegasnya.
Ia mengajak warga lebih peduli terhadap kondisi sekitar, memperkuat komunikasi dengan pemerintah desa, serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.
Sementara itu, Kapolsek Sanankulon AKP Nur Budi Santosa menekankan pentingnya pemeliharaan kamtibmas, salah satunya melalui pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan pos keamanan lingkungan (poskamling).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai berbagai modus kejahatan, mulai dari pencurian hingga penipuan daring, termasuk penipuan segitiga.
Menurutnya, kewaspadaan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mengunci rumah, memastikan kendaraan aman, serta memverifikasi identitas dan informasi sebelum melakukan transaksi online.
Masyarakat juga diimbau tidak mudah membagikan informasi pribadi yang berpotensi disalahgunakan oleh pelaku kejahatan.
Di sisi lain, Danramil Sanankulon menegaskan komitmen TNI untuk terus bersinergi dengan Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah agar tetap aman dan kondusif.
Sinergi tersebut diharapkan diwujudkan melalui kegiatan nyata, termasuk ronda malam, komunikasi ant warga, dan koordinasi cepat apabila ditemukan potensi gangguan keamanan.












