Tebing Tinggi - Batu Bara

Kunjungan ke PT INALUM, Usman Jakfar Sentil Ketimpangan Infrastruktur Batubara

60
×

Kunjungan ke PT INALUM, Usman Jakfar Sentil Ketimpangan Infrastruktur Batubara

Sebarkan artikel ini

Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut meminta Pemkab Batubara, Pemprov Sumut, dan PT INALUM menyelaraskan pembangunan jalan agar manfaat perusahaan besar dirasakan hingga ke kampung-kampung.

Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut, Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A., saat melakukan kunjungan ke PT INALUM dan menyampaikan aspirasi terkait pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara(Ist)

BATUBARA | TERITORIAL24.COM – Ketimpangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara menjadi sorotan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Sumatera Utara, Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A., saat melakukan kunjungan ke PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM).

Dalam kunjungan tersebut, Usman menyampaikan langsung aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan yang dinilai belum merata.

Ia mempertanyakan mengapa keberadaan INALUM yang telah lama beroperasi di Batubara belum sepenuhnya memberikan dampak pembangunan hingga ke kampung-kampung.

Usman mengungkapkan, dirinya memiliki ingatan panjang tentang keberadaan INALUM di daerah tersebut.

Sejak kecil, ia telah menyaksikan kendaraan-kendaraan kecil perusahaan yang membawa orang Jepang melintas hingga kawasan Kedai Sianam.

Namun, menurutnya, keberadaan perusahaan besar selama bertahun-tahun semestinya sejalan dengan peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah sekitarnya.

“INALUM sudah lama ada di sini, dari saya kecil. Tapi kenapa infrastrukturnya tidak sampai ke kampung-kampung kami?” ujar Usman Jakfar,Senin(2/11/2026).

Pembangunan Jangan Berjalan Sendiri-Sendiri

Usman juga menyoroti potensi tumpang tindih program pembangunan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Batubara, dan PT INALUM.

Menurutnya, pembangunan yang tidak terkoordinasi dengan baik dapat menyebabkan ketimpangan.

Ada ruas jalan yang sudah bagus, tetapi ada pula yang belum tersentuh pembangunan.

Kondisi tersebut, kata Usman, perlu segera dibenahi melalui perencanaan yang terintegrasi dan pembagian tanggung jawab yang jelas.

Ia meminta pemerintah daerah dan INALUM menyelaraskan program pembangunan infrastruktur agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan demikian, wilayah yang membutuhkan perhatian tidak terus tertinggal.

CSR INALUM Harus Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

Usman mendorong agar pembangunan infrastruktur di Batubara dilakukan melalui pembagian peran yang tegas.

Pemerintah daerah perlu memastikan ruas jalan yang menjadi kewenangannya, sementara INALUM diharapkan mengoptimalkan kontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *