BATUBARA | TERITORIAL24.COM – Ketimpangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara menjadi sorotan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Sumatera Utara, Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A., saat melakukan kunjungan ke PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM).
Dalam kunjungan tersebut, Usman menyampaikan langsung aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan yang dinilai belum merata.
Ia mempertanyakan mengapa keberadaan INALUM yang telah lama beroperasi di Batubara belum sepenuhnya memberikan dampak pembangunan hingga ke kampung-kampung.
Usman mengungkapkan, dirinya memiliki ingatan panjang tentang keberadaan INALUM di daerah tersebut.
Sejak kecil, ia telah menyaksikan kendaraan-kendaraan kecil perusahaan yang membawa orang Jepang melintas hingga kawasan Kedai Sianam.
Namun, menurutnya, keberadaan perusahaan besar selama bertahun-tahun semestinya sejalan dengan peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah sekitarnya.
“INALUM sudah lama ada di sini, dari saya kecil. Tapi kenapa infrastrukturnya tidak sampai ke kampung-kampung kami?” ujar Usman Jakfar,Senin(2/11/2026).
Pembangunan Jangan Berjalan Sendiri-Sendiri
Usman juga menyoroti potensi tumpang tindih program pembangunan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Batubara, dan PT INALUM.
Menurutnya, pembangunan yang tidak terkoordinasi dengan baik dapat menyebabkan ketimpangan.
Ada ruas jalan yang sudah bagus, tetapi ada pula yang belum tersentuh pembangunan.
Kondisi tersebut, kata Usman, perlu segera dibenahi melalui perencanaan yang terintegrasi dan pembagian tanggung jawab yang jelas.
Ia meminta pemerintah daerah dan INALUM menyelaraskan program pembangunan infrastruktur agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan demikian, wilayah yang membutuhkan perhatian tidak terus tertinggal.
CSR INALUM Harus Menyentuh Kebutuhan Masyarakat
Usman mendorong agar pembangunan infrastruktur di Batubara dilakukan melalui pembagian peran yang tegas.
Pemerintah daerah perlu memastikan ruas jalan yang menjadi kewenangannya, sementara INALUM diharapkan mengoptimalkan kontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).












