4. Transparansi dan keberpihakan terhadap masyarakat dalam setiap kebijakan publik.
Mahasiswa juga mengecam pemberitaan dari sejumlah media yang mereka nilai tidak netral dan menggiring opini seolah aksi ini dipolitisasi.
Mereka menduga adanya kerja sama antara media tertentu dengan pihak pemerintah kota.
“Kami menilai ada opini-opini yang berkembang di media yang tidak berdasar dan sangat merugikan gerakan ini.”
“Padahal, aksi ini murni dari keresahan mahasiswa melihat kegagalan pemimpin kota,” tambah Robert.
Aliansi Mahasiswa menegaskan akan melanjutkan aksi dengan skala lebih besar jika dalam waktu dekat tidak ada perbaikan signifikan dari Wali Kota Wesly.
“Apa yang telah disampaikan dalam aksi ini jangan hanya dijadikan janji semata,” tegas Panca.
Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Gerakan Mahasiswa Bersatu menjadi peringatan keras bagi Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk mengevaluasi kinerja dan mendengarkan suara masyarakat.
Mahasiswa menegaskan bahwa mereka akan tetap mengawal jalannya pemerintahan agar sesuai dengan aspirasi rakyat.***












