Hal ini menunjukkan bahwa PKS Serdang Bedagai berusaha membangun komunikasi dua arah yang sehat dan terbuka.
Ketua Kaderisasi DPD PKS Serdang Bedagai, Ibnu Alfan SH, menegaskan pentingnya konsolidasi sebagai wadah penguatan sumber daya manusia di tubuh PKS.
”Kaderisasi adalah jantung dari organisasi. Tanpa kader yang terdidik, militan, dan berakhlak mulia, mustahil PKS bisa bertahan dan memberi manfaat bagi masyarakat.”
” Konsolidasi ini memastikan setiap kader memiliki semangat yang sama, pemahaman yang benar, serta kesiapan untuk berjuang di lapangan,” tegasnya.
Konsolidasi ini sekaligus menjadi wujud nyata upaya PKS dalam menjaga keberlangsungan organisasi partai.
Dengan kader yang solid dan terkoordinasi, PKS optimistis mampu menjawab tantangan politik sekaligus hadir sebagai solusi bagi persoalan masyarakat di berbagai bidang, baik sosial, ekonomi, maupun keagamaan.
Ardiansyah juga mengingatkan bahwa perjuangan politik PKS harus dijalankan dengan keikhlasan dan semangat kebersamaan.
Ia berharap agar seluruh kader terus menjaga ukhuwah serta konsistensi dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan, kesejahteraan, dan pelayanan.
Dengan terlaksananya konsolidasi di Silindak dan Kotarih, DPD PKS Serdang Bedagai menegaskan bahwa perjuangan partai tidak akan berhenti.
Semua kader di setiap tingkatan akan terus digerakkan agar PKS semakin kokoh dan dipercaya masyarakat sebagai partai yang peduli serta melayani.***












