Sumatera Utara

Brimob Sumut Apel 607 Personel: Siap Hadapi Ancaman, Siap Juga Hadapi Grup WhatsApp Keluarga

148
×

Brimob Sumut Apel 607 Personel: Siap Hadapi Ancaman, Siap Juga Hadapi Grup WhatsApp Keluarga

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Di satu sudut Kota Medan, tepatnya di Lapangan Hanyaken Musuh, Ksatriaan K.E. Lumi, Rabu (25/2/2026), sebanyak 607 personel Satuan Brimob Polda Sumut berbaris rapi.

Namanya juga apel kesiapsiagaan—wajah serius, sepatu mengilap, dan barisan yang kalau dilihat dari jauh bikin merinding tipis.

Tema besarnya: siaga menghadapi dinamika keamanan.

Tema tak resminya: jangan sampai lengah, baik di lapangan maupun di lini masa.

 

Apel ini dipimpin langsung Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombespol Rantau Isnur Eka.

Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan cuma soal fisik dan kemampuan taktis. Bukan sekadar kuat lari atau sigap pegang tameng.

“Kesiapsiagaan tidak hanya menyangkut fisik dan kemampuan taktis, tetapi juga kesiapan mental, etika, dan kepedulian terhadap lingkungan keluarga serta masyarakat,” tegasnya.

Artinya jelas: jadi anggota Brimob itu bukan cuma soal berdiri paling depan saat situasi panas, tapi juga tetap waras, bijak, dan nggak gampang kepancing—terutama di media sosial.

Siaga Itu Bukan Cuma Soal Otot

Menariknya, dalam apel ini yang ditekankan bukan cuma potensi ancaman keamanan, tapi juga ancaman yang lebih sunyi: kesehatan dan keharmonisan keluarga.

Komandan mengingatkan para pimpinan satuan agar peduli pada kondisi kesehatan anggota, termasuk deteksi dini penyakit. Karena percuma juga badan siap operasi kalau tensi naik gara-gara begadang scroll komentar netizen.

Keharmonisan keluarga juga disebut sebagai fondasi utama. Ini penting. Sebab personel yang pikirannya tenang di rumah biasanya lebih fokus saat bertugas. Negara aman, rumah pun tenteram

Media Sosial: Medan Operasi Baru

Di era sekarang, ancaman tak selalu datang dalam bentuk kerumunan atau konflik fisik. Kadang ia hadir sebagai notifikasi.

Karena itu, personel juga diingatkan untuk bijak menyikapi informasi di media sosial dan menyebarkan hal-hal positif.

Brimob, kata komandan, harus hadir sebagai teladan—baik saat berseragam lengkap maupun saat cuma pakai kaus di rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *