Blitar Raya

Bupati Blitar Tekankan Integritas dan Transformasi Layanan Publik dalam Pelantikan Pejabat Baru

246
×

Bupati Blitar Tekankan Integritas dan Transformasi Layanan Publik dalam Pelantikan Pejabat Baru

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR — Pemerintah Kabupaten Blitar hari ini resmi melantik dan mengambil sumpah/janji Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Jabatan Administrator, serta Jabatan Pengawas dalam sebuah upacara yang digelar di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Senin(8/12/2025).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Blitar, yang menyampaikan pesan kuat mengenai integritas, profesionalisme, dan percepatan kinerja birokrasi.
Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah, Ketua DPRD Kabupaten Blitar, jajaran Forkopimda, Komandan Batalyon Infanteri 511/DY, Penjabat Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, serta para pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa proses pelantikan tidak boleh dipandang hanya sebagai seremonial pengisian jabatan, melainkan bagian dari strategi besar memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Pelantikan hari ini adalah upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Jabatan adalah amanah, bukan hadiah. Amanah ini harus dibuktikan melalui pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Beliau juga mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan berharap agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat sinergi demi mewujudkan visi Kabupaten Blitar Berdaya dan Berjaya.

Salah satu pesan yang mendapat perhatian besar adalah penekanan pada disiplin ASN. Bupati secara tegas mengingatkan agar tidak lagi terjadi kebiasaan nongkrong saat jam kerja.

“Saya masih mendapat laporan ASN yang cangkruk pada jam kerja. Ini tidak boleh terjadi lagi. Pemimpin harus menjadi teladan, bukan justru melakukan pelanggaran,” ujar Bupati.

Para pejabat diminta berani menegur rekan kerja yang masih menunjukkan perilaku tidak disiplin, demi terciptanya budaya kerja produktif dan profesional.

Bupati juga menyoroti tantangan pemerintahan modern di era transformasi digital, dimana masyarakat menuntut layanan yang cepat, mudah, dan transparan.

Pejabat yang baru dilantik diminta terus meningkatkan kapasitas diri dan tidak berhenti belajar.
“Pemerintahan hari ini tidak bisa berjalan dengan pola lama. Kita harus berlari lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan memberikan hasil nyata,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *