Secara nasional, Kementerian Kesehatan menargetkan cakupan CKG mencapai 46 persen dari total populasi penduduk pada 2026. Untuk mendukung pencapaian target sekaligus memastikan pelayanan berjalan tertib, Puskesmas Kauman telah menyiapkan microplanning pelayanan yang disertai monitoring dan evaluasi secara berkala.
Tak berhenti pada pemeriksaan awal, hasil CKG juga menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.
Peserta yang ditemukan memiliki faktor risiko maupun keluhan kesehatan akan mendapatkan tindak lanjut, termasuk rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan apabila diperlukan.
Dengan layanan yang mudah diakses dan tanpa biaya, CKG diharapkan tidak sekadar menjadi pemeriksaan kesehatan sesaat.
Program ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuh dan menjadikan deteksi dini sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat.(didik)












