TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI- Pelaku UMKM Kota Tebing Tinggi antusias mengikuti sesi mentoring bisnis bersama AVP GENPRO Sumut, Coach Rasyid, yang digelar Minggu pagi (6/7/2025) di Stasiun Kopi Aceh.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pra-acara menuju peluncuran program Genpro Mentoring Business (GMB) Batch #1.
Sesi yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti pelaku usaha dari berbagai sektor, seperti kuliner, fashion, jasa digital, hingga usaha rumahan.
Dalam paparannya, Coach Rasyid menekankan pentingnya pertumbuhan karakter pengusaha sebelum menargetkan pertumbuhan bisnis.
“Kalau ingin bisnis berkembang, kita harus berkembang dulu sebagai pribadi. Jangan menunggu sempurna baru mulai — mulai saja, lalu perbaiki sambil jalan,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga menyoroti bahwa kegagalan banyak program wirausaha bukan karena kurang modal, melainkan karena mindset yang keliru.
“Program itu seringkali terkendala mindset. Seberapa banyak orang diberikan uang, kalau mindset tidak ada, maka uang tersebut tidak akan bertambah. Bahkan habis begitu saja,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada strategi bisnis, Coach Rasyid juga mengajak peserta untuk menjadikan bisnis sebagai sarana ibadah.
“Lakukan jual beli dengan Allah. Jangan semata-mata mencari untung duniawi, tapi niatkan bisnis sebagai bentuk ibadah dan kontribusi nyata,” ucapnya.
Mentoring juga membahas pentingnya soliditas tim internal dalam menjalankan bisnis. Konflik internal, menurutnya, lebih berbahaya dari persaingan pasar.
“Hancurnya bisnis bukan karena persaingan luar, tapi karena konflik internal.”
”Jika tim tidak solid, visi tidak sejalan, maka bisnis akan goyah bahkan sebelum berkembang.”
Panitia pelaksana, Ardiansyah Ardiyansyah, S.Bns., mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai fondasi awal untuk mencetak pelaku usaha yang tidak hanya sukses secara omzet, tetapi juga kuat secara karakter.
“Kami melihat bahwa semangat pelaku usaha di Tebing Tinggi sangat besar.”
”GENPRO hadir untuk memfasilitasi mereka agar naik kelas, bukan hanya dari sisi omzet, tapi juga dari sisi karakter, jejaring, dan kontribusi sosial,” ujarnya.












