TERITORIAL24.COM, DELISERDANG – Sejumlah keluarga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 di Kabupaten Deli Serdang mengeluhkan mahalnya biaya pembuatan seragam dinas (PDH) yang diarahkan dijahit di satu tempat oleh pihak tertentu.
Keluhan ini muncul setelah para CPNS menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada akhir Maret lalu.
Mereka diarahkan untuk menjahit seragam di satu penjahit yang berlokasi di Jalan Sudirman, Kecamatan Lubuk Pakam, dengan biaya mencapai Rp600.000 per setel.
“Kami gak tau siapa yang ngarahin ke tukang jahit itu. Ya mahal kali lah bang, Rp600.000 untuk sepasang baju PDH. Padahal kalau di tempat lain cuma Rp300.000,” ujar salah satu keluarga CPNS yang enggan disebutkan namanya, Rabu (16/4).
Keluarga CPNS menduga adanya oknum yang mengambil keuntungan dari penunjukan tempat jahit tersebut.
“Kalau fee-nya Rp100.000 saja per CPNS, dikali 279 orang, itu sudah lumayan besar. Ini memberatkan, apalagi kondisi ekonomi sekarang sedang sulit,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfostand Deli Serdang, Juliati, menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengarahkan CPNS untuk menjahit di tempat tertentu.
“Ada beberapa CPNS baru di dinas kami. Kalau saya lihat mereka jahit sendiri, gak ada kami suruh jahit di satu tukang jahit,” kata Juliati saat ditemui di Aula Kantor Bupati Deli Serdang.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pengadaan BKPSDM Deli Serdang, Hendri, mengaku tidak mengetahui informasi tersebut. “Wa’alaikum salam. Mohon izin bang, terkait hal ini, kami gak tau informasinya bang,” jawab Hendri melalui pesan WhatsApp.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terkait keluhan ini.(yu_di)












