Tebing Tinggi - Batu Bara

‎Dari Tangis Ibu ke Suara Rakyat: Kisah Perjuangan Sang Tukang Bekam ‎

891
×

‎Dari Tangis Ibu ke Suara Rakyat: Kisah Perjuangan Sang Tukang Bekam ‎

Sebarkan artikel ini
‎Anda Yasser,menjabat sebagai anggota DPRD Kota Tebing Tinggi untuk dua periode berturut-turut (2019–2024 dan 2024–2029)(foto: Istimewa/Sarifudin Sinaga)

‎Ambulans tersebut melayani secara gratis di dalam Kota Tebing Tinggi.

‎Untuk ke luar kota, masyarakat hanya dikenakan biaya pengganti BBM, sopir, dan tol.

‎Bahkan jika ada warga yang tidak mampu membayar, Anda Yasser kerap menanggung biayanya sendiri.

‎Kini, meski sudah memasuki periode kedua di DPRD setelah terpilih kembali pada Pemilu 2024, Anda Yasser tetap tidak memiliki mobil pribadi.

‎Banyak yang bertanya, namun jawabannya selalu sama:

‎“Saya masih cukup naik motor saja. Kota ini kecil. Lagipula, saya lebih ingin mempertahankan ambulans ini agar tetap bisa digunakan masyarakat. Itu bagian dari amal saya.”

‎Baginya, jabatan bukanlah kehormatan, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah dan rakyat.

‎“Naik apapun tidak membuat saya merasa rendah. Yang penting saya tetap bisa melayani dan menyuarakan suara rakyat,” tegasnya.

‎Ide dan Gagasan untuk Kota Lemang

‎Selama perjalanan lebih dari lima tahun menjadi wakil rakyat, Anda Yasser bukan hanya aktif mengadvokasi berbagai persoalan masyarakat.

‎Tetapi juga dikenal dengan ide-ide kreatif yang bertujuan memajukan Kota Tebing Tinggi yang akrab dijuluki Kota Lemang.

‎Beberapa usulan strategis yang pernah ia sampaikan antara lain:

‎Pembuatan Tugu Lemang sebagai ikon khas kota.

‎Pemanfaatan titik air panas untuk dijadikan destinasi wisata keluarga.

‎Pengusulan monumen Tino Sidin, maestro seni gambar nasional yang berasal dari Kota Tebing Tinggi.

‎Transformasi eks RS Herna menjadi pusat kuliner dan UMKM.

‎Pengaktifan kembali kolam renang kota yang sudah lama terbengkalai.

‎Replika Istana Negeri Padang untuk menggantikan bangunan bersejarah yang telah terbakar.

‎Pemugaran makam Syekh Hasyim Nasabandi, yang pernah menjadi Mufti Kerajaan Negeri Padang.

‎Meski banyak dari gagasan tersebut belum sepenuhnya terealisasi.

Namun kontribusinya dalam bentuk pemikiran, aspirasi, dan dorongan nyata telah menunjukkan kepedulian besar terhadap kemajuan kota.

‎Kisah Anda Yasser bukan sekadar cerita sukses dari nol, tapi juga bukti bahwa suara rakyat bisa lahir dari air mata seorang ibu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *