Asahan - Tanjungbalai

Ditutup Wakil Bupati, Kecamatan Kisaran Barat Juara Umum FSQ Asahan 2025

304
×

Ditutup Wakil Bupati, Kecamatan Kisaran Barat Juara Umum FSQ Asahan 2025

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Rianto SH MAP didampingi Ketua DPRD Asahan Efi Irwasnyah Pane MKM menyerahkan Piala Bergilir Bupati Asahan kepada Camat Kisaran Barat Rahmad Aris Munandar S.STP setelah kafilah Kecamatan Kisaran Barat berhasil meraih Juara Umum FSQ Tingkat Kabupaten Asahan 2025 dalam acara penutupan di Lapangan Sepak Bola Perkebunan Pulahan, Kecamatan Air Batu, Senin malam (04/08/2025).(gan)

TERITORIAL24.COM, Asahan-Kecamatan Kisaran Barat berhasil meraih juara umum Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2025.

Prestasi Kecamatan Kisaran Barat tersebut setelah berhasil meraih posisi puncak di dua kategori perlombaaan dievent tahunan festival seni budaya bernafaskan Islam yang digelar sejak tanggal 31 Juli hingga 4 Agustus di Lapangan Sepak Bola Pekerbunan Puluhan, Kecamatan Air Batu itu.

Dua kategori perlombaan yang berhasil dikuasai Kecamatan Kisaran Barat di festival yang ditutup Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP , Senin malam (04/08/2025) itu masing – masing di kategori Rebana Klasik Remaja Putra dan Remaja Putri. Selain menguasai posisi puncak kedua kategori itu, Kecamatan Kisaran Barat juga berhasil meraih posisi kedua di Rebana Klasik Dewasa Putra.

Ketua Panitia II FSQ Tingkat Kabupaten Asahan 2025 yang juga Asisten Administrasi Umum Pemkab Asahan, Drs Muhilli Lubis MM dalam laporannya mengatakan, FSQ tersebut berlangsung sejak 31 Juli hingga 4 Agustus 2025. Pelaksanaannya berjalan lancar berkat dukungan lintas sektor terutama masyarakat Kecamatan Air Batu.

Menurutnya event seni budaya bernafaskan Islam itu tidak hanya sekedar agenda rutinitas tahunan. Juga merupakan sebuah momen silaturrahmi dalam rangka memperkuat warisan seni budaya Islami dalam mengajarkan nilai moral dan spiritualitas.

Ketua DPRD Asahan Efi Irwansyah Pane MKM dalam sambutannya dikesempatan yang sama menyebutkan seni qasidah merupakan bagian dari syiar Islam yang menyampaikan pesan moral secara santun dan damai. Sehingga kegiatan seni budaya Islam itu layak mendapat dukungan penuh, tidak hanya dari sisi anggaran, tetapi juga dalam bentuk kebijakan yang mendorong pembinaan karakter masyarakat, khususnya generasi muda.

Efi juga memaparkan, bahwa qasidah juga merupakan sebuah alternatif penting di tengah derasnya hiburan yang sering kali kosong nilai. “Seni seperti inilah yang membentuk peradaban. Ini bukan soal perlombaan, ini soal membentuk watak dan kesadaran,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *