Nasional

‎Dorong UMKM Naik Kelas, DPR Setujui Tambahan Anggaran Kementerian UMKM 2026 ‎

548
×

‎Dorong UMKM Naik Kelas, DPR Setujui Tambahan Anggaran Kementerian UMKM 2026 ‎

Sebarkan artikel ini
‎Pelaku UMKM(foto: Twitter@Ndreuwstjan) ‎

‎TERITORIAL24.COM, JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapat dukungan penuh dari Komisi VII DPR RI untuk mendorong jutaan UMKM naik kelas melalui tambahan anggaran tahun 2026.

‎Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja bersama Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (4/9/2025).

‎Wamen Helvi mengungkapkan bahwa Kementerian UMKM sebelumnya memperoleh pagu anggaran Rp296,59 miliar berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) 2026.

‎Dana tersebut akan dialokasikan untuk program pemberdayaan UMKM, kewirausahaan, hingga pengembangan rantai pasok.

‎Namun, melihat besarnya peran UMKM dalam perekonomian nasional, Komisi VII DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran sebesar Rp425,51 miliar yang akan dibawa ke Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

‎DPR Nilai Anggaran UMKM Masih Terlalu Kecil

‎Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golkar, Ilham Permana, menilai pagu anggaran Kementerian UMKM masih terlalu kecil untuk mengurus 57 juta pelaku UMKM di Indonesia.

‎“Kementerian UMKM sudah memperlihatkan bahwa setiap rupiah harus berdampak pada jutaan UMKM. Karena itu, kami setuju usulan tambahan anggaran agar bisa terserap secara optimal di 2026,” ujarnya.

‎Hal senada disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo, yang menekankan kontribusi besar UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

‎“UMKM adalah penopang ekonomi bangsa. Pemerintah harus mendukung dengan pendampingan, pelatihan, hingga penurunan biaya energi agar UMKM lebih produktif,” katanya.

‎UMKM, Nadi Perekonomian Indonesia

‎Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, selaku pimpinan rapat menegaskan, usulan tambahan anggaran ini sangat penting karena UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB nasional dan menyerap 97% tenaga kerja di Indonesia.

‎“UMKM adalah nadi perekonomian bangsa. Semangat UMKM harus dijaga agar maju dan sejahtera bersama,” tegasnya.

‎Kementerian UMKM Siap Optimalkan Anggaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *