Meja dan tempat duduk yang digunakan untuk mengonsumsi narkoba turut dihancurkan. Polisi juga membakar triplek yang selama ini digunakan sebagai penutup lapak yang diduga menjadi tempat aktivitas narkoba.
Rafli menegaskan, kawasan tersebut akan mendapat pengawasan lebih ketat guna mencegah kembali munculnya praktik peredaran narkoba.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.
“Kawasan ini akan kami awasi dengan ketat. Kami mengajak masyarakat untuk sama-sama memerangi narkoba, untuk menyelamatkan generasi bangsa,” pungkasnya.(Ari)












