Kota Medan

Fraksi Golkar Desak Pemko Medan Wujudkan Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

267
×

Fraksi Golkar Desak Pemko Medan Wujudkan Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota Medan menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan pendekatan yang lebih menyeluruh.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Fraksi Golkar menekankan pentingnya pembangunan sosial, mental, dan spiritual yang berdampak langsung bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Anggota Fraksi Golkar, Rommy Van Boy, dalam pemandangan umum fraksinya terhadap penjelasan Wali Kota Medan atas Ranperda RPJMD, dalam rapat paripurna DPRD Medan, Senin, 16 Juni 2025.

“Pemko Medan harus menjadi penyelenggara pemerintahan yang responsif, inovatif, dan transparan,” kata Rommy.

Ia menyebutkan bahwa sebagai daerah otonom, Medan memiliki kewenangan untuk mengelola potensi dan sumber daya demi sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.

Fraksi Golkar juga mendorong agar visi pembangunan jangka menengah lima tahun ke depan mampu mengarahkan Kota Medan sebagai kota metropolitan yang modern dan kompetitif.

Perencanaan itu, kata Rommy, harus disusun secara sistematis dan terukur, berbasis prinsip demokrasi, pemerataan, akuntabilitas, serta kearifan lokal.

Menurut Fraksi Golkar, sejumlah masalah krusial seperti kemiskinan, kemacetan, banjir, tata ruang, dan buruknya pelayanan publik masih menjadi tantangan besar.

Rommy mengingatkan bahwa berbagai persoalan tersebut turut memengaruhi iklim investasi dan membuka celah praktik pungli yang menghambat masuknya investor baru.

“RPJMD harus menjawab persoalan tersebut secara konkret. Fraksi Golkar juga mempertanyakan strategi pembiayaan pembangunan lima tahun ke depan, mengingat kebutuhan dana yang tidak sedikit,” ujarnya.

Di bidang kesehatan, Fraksi Golkar mendorong peningkatan layanan, termasuk dalam pencegahan gizi buruk, stunting, dan demam berdarah.

Rommy juga menyoroti pentingnya perbaikan dalam pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC) agar lebih optimal.

Sementara itu, di sektor pendidikan, Fraksi Golkar menekankan perlunya peningkatan kualitas guru dan infrastruktur pendidikan. Pendidikan, menurut Rommy, menjadi kunci dalam membentuk SDM Kota Medan yang siap bersaing secara global di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *