TERITORIAL24.COM, PADANG – Di tengah porak-porandanya Sumatera Barat akibat banjir dan galodo yang menghantam berbagai daerah, sebuah aksi kemanusiaan berskala besar datang dari Fraksi Partai NasDem DPR RI. Anggota DPR RI Dapil Sumbar I, M. Shadiq Pasadigoe, melakukan gerak cepat yang membuat banyak warga terkejut sekaligus terharu—bantuan logistik, uang tunai, relawan, hingga alat berat diturunkan hampir tanpa jeda.
Posko NasDem Padang Mendadak Ramai: Bantuan Datang Bertubi-tubi
Di Kota Padang, suasana Posko NasDem Padang Peduli Bencana di Gunung Pangilun mendadak riuh. Truk pembawa logistik datang silih berganti, menurunkan beras, minyak goreng, sarden, air mineral, obat-obatan, freshcare, minyak telon, minyak kayu putih, hingga bantuan tunai Rp 5 juta untuk memperkuat dapur umum yang sudah bekerja tanpa henti.
Warga menyebut kedatangan bantuan ini terasa seperti “napas baru” setelah beberapa hari bertarung dengan situasi darurat.
Bantuan diserahkan oleh Nasrul A., yang mengaku mewakili Shadiq Pasadigoe yang berhalangan hadir. Namun, ketidakhadiran tersebut tidak mengurangi daya kejut bantuan yang dikirim.
“Ini bentuk perhatian Kak Shadiq kepada masyarakat. Beliau ingin, walaupun tidak berada di sini, kepedulian tetap sampai langsung ke tangan warga,” kata Nasrul.
Bantuan Mengalir ke Berbagai Daerah: Struktur NasDem Bergerak Serentak
Tak hanya Padang, gerakan bantuan ini juga berlangsung serentak di Padang Panjang, Tanah Datar, dan Kota Solok.
DPD Partai NasDem di setiap daerah tampak bergerak cepat menyalurkan paket logistik untuk warga yang rumahnya terendam lumpur, air, dan material banjir bandang.
Para relawan bahkan menyebut gerakan ini sebagai “banjir bantuan balik arah untuk rakyat.”
Relawan MSP Capai Daerah yang Tak Tersentuh Bantuan
Yang paling mengejutkan adalah hadirnya Relawan M. Shadiq Pasadigoe Centre (MSP) di lokasi-lokasi sulit yang sebelumnya tidak tersentuh bantuan apa pun. Mengarungi jalan berlumpur dan area putus total, mereka menyalurkan air bersih dan kebutuhan darurat ke warga yang sudah berhari-hari isolasi.












