Berita Utama

Volume Penumpang Kereta Api di Deli Serdang Melonjak, Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

69
×

Volume Penumpang Kereta Api di Deli Serdang Melonjak, Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat pertumbuhan impresif pada volume pelanggan di Kabupaten Deli Serdang.

Pada periode Januari hingga Mei 2026, jumlah penumpang di empat stasiun wilayah tersebut mencapai 92.160 orang, mengalami kenaikan sebesar 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 84.742 pelanggan.

Tingginya mobilitas masyarakat ini juga terlihat jelas selama masa libur sekolah periode 20 hingga 30 Juni 2026.

Sebanyak 13.927 pelanggan tercatat menggunakan layanan kereta api di wilayah Deli Serdang. Pergerakan masif yang berjalan dengan aman, lancar, dan mengutamakan keselamatan ini menegaskan bahwa kehadiran moda transportasi kereta api telah menjadi motor penggerak dalam mendukung dinamika perekonomian masyarakat lokal.

Aktivitas ekonomi dan mobilitas yang produktif ini menjadi kado penting menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kabupaten Deli Serdang yang jatuh pada 1 Juli 2026.

Menyelaraskan dengan tema peringatan tahun ini, yaitu “Deli Serdang Sehat sebagai Pondasi Kemajuan”, KAI Divre I Sumut berkomitmen penuh untuk mendukung terciptanya ekosistem bertransportasi yang sehat dan higienis sebagai modal dalam mengakselerasi pembangunan daerah melalui konektivitas yang andal.

Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa KAI terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik sejalan dengan matangnya usia Kabupaten Deli Serdang dan visi kesehatan daerah.

”Di Kabupaten Deli Serdang, terdapat 5 stasiun kereta api yang aktif melayani naik turun penumpang secara optimal, yaitu Stasiun Bandar Khalipah, Batang Kuis, Araskabu, Lubuk Pakam, dan Kualanamu. Kehadiran kelima stasiun ini memegang peranan krusial dalam memfasilitasi kebutuhan harian masyarakat,” kata Anwar.

Secara khusus, Stasiun Kualanamu memiliki peran strategis sebagai prasarana pemadu moda (integrasi antarmoda) yang menghubungkan layanan kereta api secara langsung dengan Bandara Internasional Kualanamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *