Sementara itu, Manager UMKM Syariah Sergai Drs. H. Tamlih Nasution mengatakan gerai tersebut dibangun sebagai bentuk komitmen membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperluas pemasaran produk-produk UMKM lokal.
Ia menjelaskan, gerai mengusung konsep ekonomi syariah yang menekankan kemanfaatan bersama serta keuntungan yang wajar sehingga diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Serdang Bedagai.
Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat, Gerai UMKM Syariah Sergai menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga kompetitif, di antaranya Minyak Kita 1 liter Rp18.000, beras 5 kilogram Rp77.500, beras 10 kilogram Rp155.000, Minyak Sania 1 liter Rp22.000, Minyak Fortune 1 liter Rp21.500, Minyak Adeline 1 liter Rp21.000, Minyak Rizki Rp19.000 per botol, telur ayam Rp2.000 per butir atau Rp50.000 per papan, gula pasir Rp18.000 per kilogram, Teh Bendera Celup Rp6.000 per kemasan, Intermie Rp1.500 per bungkus atau empat bungkus Rp5.000, Mie Sedaap Goreng Rp3.000 per bungkus, Supermi tiga bungkus Rp5.000, serta Indomie Kari Ayam Rp3.000 per bungkus.
Kehadiran Gerai UMKM Syariah Sergai diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, memperluas akses pemasaran produk lokal, serta mendorong tumbuhnya UMKM yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kabupaten Serdang Bedagai.(Akbar)












