TERITORIAL24.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kembali turun tangan menata ulang riuh rendah polemik operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengumpulkan berbagai kelompok masyarakat dari sejumlah kabupaten untuk membahas langkah tindak lanjut evaluasi perusahaan tersebut, Senin (24/11/2025), di Kantor Gubernur Sumut.
Rapat yang berlangsung di Lantai II ini membahas penyusunan rekomendasi bersama yang akan dikirimkan ke pemerintah pusat. Menurut Gubernur Bobby, suara-suara masyarakat—terutama petani yang merasa terdampak—perlu dijadikan acuan sebelum Pemprov mengambil sikap resmi.
“Masalahnya bukan langsung tutup atau tidak. Kita melihat regulasi dulu. Evaluasinya nanti yang menentukan bisa total atau tidak. Yang jelas, lahan pertanian dan kerusakan ekologi jadi hal utama,” kata Bobby di hadapan para perwakilan masyarakat.
Bobby menegaskan bahwa keputusan menutup atau tidaknya PT TPL bukan berada di tangan pemerintah daerah.
Namun, Pemprov Sumut punya kewenangan untuk menyusun rekomendasi, yang isinya harus disepakati bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Tidak bisa sepihak. Kita minta satu pekan untuk menyusun rekomendasi bersama,” ujarnya.
Evaluasi tersebut juga akan memuat langkah penyelesaian konflik lahan antara warga dan PT TPL, yang selama ini sering menjadi sumber gesekan dan kerugian bagi petani.
Data dan bukti lapangan disebut menjadi dasar penting untuk menyusun rekomendasi jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.
Bobby berharap rekomendasi final yang dihasilkan nanti bisa menjadi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto.
Ia menilai bahwa laporan-laporan masyarakat dan kajian independen terkait dampak ekologis maupun sosial harus dipertimbangkan secara serius oleh pemerintah pusat.
“Kita minta para kepala daerah juga ikut dalam penyusunan rekomendasi, supaya hasilnya jelas dan bisa memberi solusi,” pungkasnya.
Dari pihak masyarakat, Pastor Walden Sitanggang, Ketua Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatera, mengapresiasi langkah Pemprov.












