Sementara itu, sekitar 100 personel Polres Tanah Karo juga disiagakan untuk melakukan pemantauan dan membantu pengamanan masyarakat di sekitar kawasan Gunung Sinabung.
Polres Tanah Karo bersama jajaran Forkopimca dan pemerintah desa juga berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api PVMBG di Desa Ndokum Siroga untuk mendapatkan informasi terbaru terkait perkembangan aktivitas gunung api.
Petugas turut mengingatkan masyarakat, pengunjung maupun pelaku wisata agar tidak memasuki kawasan zona merah dan segera meninggalkan area yang masuk dalam kawasan berbahaya sesuai rekomendasi PVMBG.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan berbahaya dan selalu mengikuti informasi resmi dari petugas maupun PVMBG,” tegas Ferry.
Satu SSK personel Satbrimob Polda Sumut sebelumnya juga telah melaksanakan apel penugasan yang dipimpin Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol Dr. Dwi Tunggal Jaladri, S.H., S.I.K., M.Hum.
Usai apel, personel bergerak menuju Polres Tanah Karo untuk memperkuat kesiapsiagaan di wilayah yang terdampak erupsi.
Hingga kini, personel gabungan masih melakukan pemantauan dan pengecekan terhadap kemungkinan dampak erupsi Gunung Sinabung. Polda Sumut memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di sekitar kawasan gunung api tersebut.(Akbar)












