Peristiwa

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Tulungagung, Diduga Terpeleset Saat Beraktivitas

50
×

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Tulungagung, Diduga Terpeleset Saat Beraktivitas

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, TULUNGAGUNG — Warga Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria yang mengapung di aliran Sungai Brantas, Senin (17/8/2026) sore.

Korban diketahui berinisial S (56), warga sekitar. Pria tersebut diduga mengalami kecelakaan saat beraktivitas di kawasan bantaran sungai hingga akhirnya terpeleset dan tenggelam.

Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB oleh seorang penumpang perahu penyeberangan tradisional yang tengah menuju wilayah Blitar. Saat itu, saksi melihat tubuh korban terbawa arus dari arah timur menuju barat.

Kapolsek Ngunut, Kompol Tri Nuartiko, mengatakan tubuh korban sempat tersangkut di sekitar pusaran air. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Ngunut.

“Saksi melihat sesosok tubuh mengapung dalam posisi tengkurap dari arah timur ke barat. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Ngunut,” ujar Kompol Tri Nuartiko, Selasa (18/8/2026).

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Ngunut bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tim medis segera mendatangi lokasi. Setelah melalui proses evakuasi, jasad korban berhasil diangkat dari sungai sekitar pukul 17.45 WIB.

Identitas korban kemudian diketahui tidak lama setelah evakuasi. Rumah korban diketahui berada tidak jauh dari lokasi penemuan. Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk menjalani pemeriksaan luar.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya indikasi kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Murni akibat tenggelam,” tegas Kapolsek.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui cukup sering mendatangi kawasan bantaran Sungai Brantas untuk membuang sampah maupun mencari rumput sebagai pakan ternak.

Aktivitas tersebut diduga menjadi pemicu korban berada di sekitar sungai sebelum akhirnya terpeleset dan masuk ke pusaran air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *