Berita Utama

Hujan Lebat Guyur Sumut, KAI Divre I Siagakan Tim 24 Jam dan AMUS demi Keselamatan Penumpang

131
×

Hujan Lebat Guyur Sumut, KAI Divre I Siagakan Tim 24 Jam dan AMUS demi Keselamatan Penumpang

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyiagakan penuh jajaran operasional dan prasarana guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem serta potensi bencana hidrometeorologi.

Langkah preventif ini diambil demi menjamin keandalan jalur serta keselamatan Perjalanan Kereta Api (KA) di seluruh wilayah operasinya.

Kondisi cuaca di Sumatera Utara saat ini tengah mengalami fluktuasi yang cukup dinamis. Sepekan terakhir, mayoritas wilayah Sumatera Utara diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa KAI merespons dinamika cuaca tersebut dengan menginstruksikan berbagai langkah mitigasi risiko secara intensif di lapangan.

“Untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api, KAI Divre I Sumatera Utara mengambil sejumlah langkah antisipatif, di antaranya dengan melakukan penopingan pohon, normalisasi saluran air yang berada di sekitar atau melintasi jalur kereta api, penyediaan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), hingga menyiagakan personel flying gank 24 jam untuk mengatasi setiap gangguan terhadap jalur kereta api bila hal itu tiba-tiba muncul,” ujar Anwar.

Divre I Sumatera Utara saat ini mengelola prasarana rel kereta api sepanjang 476,46 kilometer yang melintasi 13 kabupaten/kota di Sumatera Utara, terbentang mulai dari Stasiun Belawan hingga Kuala Tanjung, Tanjungbalai, Siantar, dan Rantauprapat.

Guna memetakan dan mengantisipasi potensi bahaya di sepanjang lintasan yang luas tersebut, KAI Divre I Sumut menyiagakan AMUS dan unit respons cepat flying gank di 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Resort Jalan Rel.

AMUS yang disiapkan meliputi material batu balas, bantalan rel, pasir, hingga peralatan berat yang siap dimobilisasi kapan saja.

Anwar menambahkan, pemeliharaan drainase di sepanjang jalur KA menjadi salah satu fokus utama saat ini mengingat tingginya intensitas curah hujan.

“Dengan meningkatnya curah hujan, timbul potensi gangguan perjalanan KA akibat genangan air. Untuk itu, KAI Divre I Sumatera Utara melakukan normalisasi saluran air berupa pembersihan sampah dan sedimen guna meningkatkan kapasitas aliran air,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *