Asahan - Tanjungbalai

Irgi Fahrezi Apresiasi Masyarakat dan Pelaku Usaha dalam Pembukaan Pasar Pekan Masjid Jami Pematang Ganjang

52
×

Irgi Fahrezi Apresiasi Masyarakat dan Pelaku Usaha dalam Pembukaan Pasar Pekan Masjid Jami Pematang Ganjang

Sebarkan artikel ini
Grafis.

TERITORIAL24.COM, Pematang Ganjang — Pembukaan Pasar Pekan Masjid Jami Pematang Ganjang Dusun IV mendapat antusiasme dari masyarakat dan para pelaku usaha.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Ketua Tim Pembentukan Pasar Pekan, Irgi Fahrezi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pematang Ganjang, serta para pelaku usaha yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pematang Ganjang dan para pelaku usaha atas antusiasme, loyalitas, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan. Pasar pekan ini tidak akan berjalan tanpa partisipasi masyarakat,” ujar Irgi Fahrezi.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada BLM/Pengurus Masjid Jami Pematang Ganjang Dusun IV yang dinilai telah memberikan dukungan dan ruang bagi terlaksananya kegiatan tersebut.

Menurut Irgi, keberadaan pasar pekan bukan hanya berkaitan dengan aktivitas jual beli, tetapi juga diharapkan mampu menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan ekonomi masyarakat dan membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan serta memasarkan produk mereka.

Soroti Dukungan terhadap Aparat Pemerintah Desa

Dalam kesempatan tersebut, Irgi juga menyampaikan sejumlah catatan evaluasi secara diplomatis. Salah satunya berkaitan dengan dukungan terhadap aparat pemerintah desa yang ikut berperan dalam mendukung kegiatan.

“Kami tentu menghargai seluruh bentuk dukungan yang sudah diberikan. Namun, sebagai bahan evaluasi ke depan, kami berharap adanya perhatian dan dukungan yang lebih proporsional kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk aparat pemerintah desa. Sampai saat ini belum ada dukungan dalam bentuk nominal kepada mereka,” katanya.

Ia menegaskan bahwa catatan tersebut bukan dimaksudkan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai masukan agar koordinasi dan sinergi antara masyarakat, pengurus masjid, pemerintah desa, pelaku usaha, dan pemuda dapat semakin baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *