Anwar menambahkan, efisiensi angkutan logistik berbasis rel juga memberikan dampak positif langsung terhadap infrastruktur dan keselamatan moda transportasi secara keseluruhan.
“Dengan mengalihkan angkutan peti kemas menggunakan kereta api, dapat mengurangi kepadatan serta kemacetan lalu lintas di jalan raya. Selain menekan risiko kecelakaan lalu lintas, langkah ini turut menghemat anggaran perawatan jalan yang dikeluarkan pemerintah karena usia pakai infrastruktur jalan menjadi lebih lama,” ungkapnya.
Memasuki paruh kedua tahun 2026, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus menjaga keandalan sarana, prasarana, serta operasional guna mendukung kelancaran distribusi barang daerah.
“Di samping memberikan solusi pengiriman yang aman, efisien, dan tepat waktu bagi mitra bisnis, pengalihan beban logistik ke jalur rel sekaligus menjadi langkah konkret KAI Divre I Sumut dalam mendukung efisiensi biaya logistik nasional, menjaga kualitas infrastruktur jalan raya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara secara berkelanjutan,” tutup Anwar.(Anggi)












