Sebagai penutup, Jaksa Agung menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara aparat penegak hukum, Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, serta otoritas moneter dalam memperkuat tata kelola pasar modal yang transparan dan berintegritas.
Ia optimistis, melalui penguatan kapasitas kelembagaan dan sinergi yang solid, Indonesia mampu mengubah tantangan ini menjadi momentum untuk membangun sistem ekonomi yang lebih tangguh, inklusif, dan berdaya saing global.
Seminar tersebut turut menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Managing Director MSCI Research & Development Raman Aylur Subramanian, Pjs Direktur Utama BEI Jefri Hendrik, Deputi OJK, ekonom Fithra Hastiadi, serta Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Boyamin Saiman.***












