Kota Medan

Keluhan Warga dan DPRD Medan Soal TPS Dekat Permukiman dan Sekolah Berulang, Pemko Medan Tak Juga Bertindak

235
×

Keluhan Warga dan DPRD Medan Soal TPS Dekat Permukiman dan Sekolah Berulang, Pemko Medan Tak Juga Bertindak

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Keluhan warga terkait keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara di Jalan Pertempuran, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, kembali mengemuka.

Tumpukan sampah yang menggunung dan menimbulkan aroma busuk disebut telah lama mengganggu warga, namun Pemerintah Kota Medan dinilai belum mengambil langkah tegas untuk menyelesaikannya.

Anggota DPRD Medan, Dr. Lily MBA, yang berkali-kali menyuarakan aspirasi warga, juga mengaku keluhan itu tak kunjung ditanggapi serius oleh pemerintah kota.

Saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) No. 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Sabtu, 6 Desember 2025, Lily menyampaikan bahwa bau bangkai dari tumpukan sampah terasa sangat menyengat, bahkan mengganggu jalannya kegiatan.

“Kita sudah suarakan bahwa Pemko Medan harus mencari lokasi pembuangan sampah sementara yang tepat. Jangan di depan permukiman warga dan dekat sekolah. Ini tidak sesuai dan tidak menyehatkan. Siswa di sekolah itu pasti menghirup aroma tidak sedap setiap hari,” ujar Lily.

Menurutnya, kondisi ini telah disampaikan setidaknya sejak enam bulan lalu, termasuk melalui reses dan dua kali kegiatan Sosper yang digelar di kawasan tersebut. Namun Pemko Medan tetap mempertahankan lokasi itu sebagai TPS sementara dengan alasan belum menemukan tempat pengganti.

“Kita sudah tiga kali buat kegiatan di sini, reses sekali dan Sosper dua kali. Keluhan warga sudah kita sampaikan berulang, tapi tetap saja tidak digubris,” kata anggota Komisi II DPRD Medan itu.

Keluhan serupa disampaikan Kok Chiang, guru di Sekolah Sutomo 2 yang berlokasi tidak jauh dari TPS tersebut. Ia mengatakan bau busuk yang menyengat sangat mengganggu aktivitas belajar-mengajar.

“Kami sudah sangat terganggu. Kami sudah lapor ke kepling, camat, bahkan ke wali kota, tapi belum ada perubahan. Kami mohon bantuan agar sampah ini segera diatasi,” ujarnya.

Di sisi lain, Wali Kota Medan Rico Waas saat dikonfirmasi melalui telepon menyatakan pihaknya akan menangani tumpukan sampah yang meresahkan warga tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *