DELI SERDANG | TERITORIAL 24.COM – Ketua DPD PKS Serdang Bedagai, Ardiansyah S.Bns, mendorong seluruh kader pelopor di daerahnya menjadikan Kembara Kemah Bela Negara sebagai momentum memperkuat karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, soliditas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ardiansyah kepada seluruh kader pelopor DPD PKS Serdang Bedagai yang mengikuti Kembara Kemah Bela Negara DPW PKS Sumatera Utara di Bumi Perkemahan (Bumper) Sibolangit, Jumat hingga Ahad, 2–4 Oktober 2026.
Menurut Ardiansyah, kegiatan selama tiga hari tersebut bukan sekadar agenda perkemahan.
Kembara Kemah Bela Negara menjadi ruang untuk menempa mental kader sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
«“Jadikan Kembara ini sebagai proses menempa diri. Perkuat kedisiplinan, kepemimpinan dan soliditas. Setelah kembali, tunjukkan bahwa kader DPD PKS Serdang Bedagai siap hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ardiansyah,Ahad(4/10/2026).»
Ardiansyah: Kader Harus Hadir Saat Masyarakat Membutuhkan
Ardiansyah menekankan bahwa semangat bela negara harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Kader pelopor, katanya, perlu memiliki kepekaan terhadap persoalan masyarakat dan siap mengambil peran dalam berbagai bentuk pelayanan serta pengabdian.
“Ketika masyarakat membutuhkan, kita hadir. Ketika ada persoalan, kita ikut mencari solusi. Dan ketika ada ruang untuk berbuat baik, kader harus mengambil peran,” tegasnya.
Ia meminta kader DPD PKS Serdang Bedagai tidak membiarkan pengalaman selama Kembara berhenti di lokasi perkemahan.
Nilai kedisiplinan, kebersamaan, kepemimpinan dan kepedulian sosial harus dibawa kembali ke lingkungan masing-masing.
Bangun Kader yang Bersih, Peduli dan Profesional
Ardiansyah juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas kader. Menurutnya, kader harus terus belajar, memiliki integritas, memahami persoalan masyarakat dan mampu membangun kerja sama.
“Target kita bukan hanya memiliki kader yang aktif, tetapi kader yang bersih, peduli, profesional dan memiliki semangat kenegarawanan. Kader harus membuktikan keberadaannya melalui kerja nyata,” katanya.












